Anies Baswedan Serahkan Bendera Asian Para Games ke China

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 20:30 WIB
Anies Baswedan Serahkan Bendera Asian Para Games ke China

Asian Para Games 2018. (Foto: Inapgoc)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi menyerahkan tanda penyelanggara Asian Para Games ke pihak China pada upacara penutupan di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (13/10/2018). Kompetisi Asian Para Games berikutnya akan diadakan pada tahun 2022 di Hangzhou.

Prosesi dimulai dengan penurunan bendera Asian Paralympic Committee (APC). Setelah bendera turun, Presiden National Paralympic Committee Indonesia Senny Marbun memberikan kenang-kenangan sebuah kotak yang isinya bertuliskan ABILITY kepada Presiden National Paralympic Committee China Zhang Haidi.

Setelah itu, bendera APC diserahkan Anies kepada Majid Rashed selaku ketua APC. Setelah itu, Majid kemudian menyerahkannya kepada Wakil Gubernur Hangzhou dan Ketua Presidium Ke-7 Federasi Penyandang Disabilitas Hangzhou Wang Hong sebagai wakil tuan rumah kota tempat Asian Para Games berikutnya diselenggarakan.

Sebelumnya, acara diwarnai pertunjukan Ekstravaganza yang dimulai dengan boombox di atas becak diiringi lagu Gangnam Style. Lagu yang dipopulerkan PSY itu langsung menghentak panggung. Satu persatu huruf-huruf ABILITY masuk. Diawali huruf “Y” diiringi penari hip hop.

Setelah itu, maskot Asian Para Games 2018 MOMO masuk bersama huruf “T” dan 5 orang pemeran. Sekelompok pemeran wanita masuk dengan huruf “I”, diikuti rombongan ondel-ondel yang membawa huruf “L”. Pasukan Polisi Cilik berbaris membawa bendera negara- negara Asia berukuran kecil, mengawali huruf “I”.

Pembawa Plakat dengan kostum bunga dari Upacara Pembukaan masuk dengan huruf “B”. Huruf terakhir “A” masuk diikuti kehadiran Komodo, beraksi bagai pemenang dikelilingi bambu. Kata "ABILITY" pun berdiri gagah di sisi kiri panggung, menghadap penonton.


Editor : Haryo Jati Waseso