3 Laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Ditunda

Antara ยท Rabu, 04 Maret 2020 - 22:15 WIB
3 Laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Ditunda

Para pemain Timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2020). Tiga laga Tim Garuda pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia resmi ditunda karena virus korona. (Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari)

JAKARTA, iNews.id – Tiga laga Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia resmi ditunda untuk mengantisipasi wabah virus korona (Covid-19) yang terjadi di sejumlah negara.

“Ada perubahan jadwal. Ini FIFA Matchday di kita tuh ada pengunduran, tadinya antara Maret dan Juni diundur menjadi Oktober," ujar Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Dalam kalender resmi FIFA, Indonesia dijadwalkan bertandang ke Thailand pada 26 Maret mendatang. Lima hari setelahnya akan menjamu Uni Emirat Arab di Jakarta.

Dalam laga terakhir, Indonesia akan kembali bertandang ke Vietnam pada 4 Juni. Namun akibat wabah virus korona, FIFA mengundur jadwal pertandingan tersebut.

"Iya betul ditunda dari FIFA, Oktober pelaksanaannya," kata Cucu.

Dengan pembatalan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia itu, agenda pemusatan latihan timnas Indonesia pada 16 Maret mendatang juga dipastikan batal.

Menurut Cucu, perubahan jadwal akan dimanfaatkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengatur ulang jadwal pertandingan Liga 1 Indonesia yang mempertemukan Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya akibat adanya penundaan.

"Nah nantikan ada waktu kosong, itu akan kita tarik. Sehingga saat Oktober kita punya waktu luang untuk memanggil Timnas sehingga tidak mengganggu jadwal liga," katanya.

Sebelumnya, PT LIB menunda laga antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya yang rencananya digelar pada Sabtu (7/3/2020) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Alasan penundaan itu merujuk pada surat dari Pemerintah DKI Jakarta yang tak akan mengeluarkan izin keramaian menyusul ditemukannya kasus paparan virus korona.

Editor : Abdul Haris