Kualifikasi Piala Dunia 2022

3 Pemain Ini Jadi Mata-Mata Timnas Indonesia Jelang Bentrok Thailand

Reynaldi Hermawan ยท Senin, 09 September 2019 - 19:00 WIB
3 Pemain Ini Jadi Mata-Mata Timnas Indonesia Jelang Bentrok Thailand

Striker Timnas Indonesia Irfan Bachdim (kiri) coba melewati rekannya, Viktor Igbonefo, pada latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: PSSI)

JAKARTA, iNews.id – Ada tiga penggawa Tim Nasional Indonesia yang dipercaya bisa membocorkan kekuatan Thailand jelang matchday kedua Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2019) malam. Persona yang dimaksud yaitu Victor Igbonevo, Yanto Basna dan Irfan Bachdim. 
 
Igbonefo saat ini merupakan pemain Klub Thailand PTT Rayong. Sejak bergabung awal musim ini, bekas penggawa Persib Bandung itu sudah melakoni 23 pertandingan di Liga Thailand. 
 
Selain itu, Yanto juga mencari nafkah di Negeri Gajah Putih bersama Sukhotai. Sejauh ini, geladang kelahiran Sorong itu sudah bermain delapan kali.

Sementara Bachdim memang saat ini memperkuat Bali United. Namun, pemain yang punya darah Belanda itu pernah mencicipi atmosfer sepak bola Thailand bersama Chonburi dan Sriracha.

Dengan pengalaman itu, wajar rasanya jika Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy meminta bantuan mereka untuk mempelajari peta kekuatan Thailand. 
 
“Igbonefo dan Basna membantu kami. Irfan juga. Secara keseluruhan, mentalitas dan gaya permainan Thailand mungkin tidak jauh berbeda. Tapi Thailand pelatihnya baru,” kata McMenemy di laman PSSI. 
 
Juru taktik Skotlandia itu juga menambahkan, The War Elephants kini punya pelatih andal asal Jepang Akira Nishino. Pelatih tersebut yang membawa Timnas Jepang melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. 
 
Meski demikian, McMenemy menilai permainan Thailand di bawah Nishino masih belum padu. Buktinya, pada laga pertama kualifikasi, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol di markas Vietnam. Tapi biar begitu, dia tetap mewaspadai beberapa pemain berpengalaman di skuat lawan. 
 
“Thailand masih transisi di bawah pelatih baru. Namun mereka tetap berbahaya. Pemainnya sama, masih ada Chanatip (Songkrasin). Ada pula Supachok (Sarachat). Kami tonton pertandingan dia bersama Buriram United,” ujarnya. 


Editor : Abdul Haris