Beli Pemain Asing di Bawah Umur, Man City Tak Disanksi Larangan Transfer

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:15 WIB
Beli Pemain Asing di Bawah Umur, Man City Tak Disanksi Larangan Transfer

Pemain Manchester City. (Foto: Ian KINGTON/AFP)

MANCHESTER, iNews.id - Manchester City nyaris mendapat sanksi larangan transfer dari FIFA, akibat transfer pemain asing di bawah umur. Namun, The Citizens ternyata hanya didenda sebesar 315 ribu poundsterling (Rp5,4 miliar).

Pelanggaran tersebut terjadi pada 2016 lalu. Kejadian itu terungkap setelah George Davies asal Sierra Leone dan Dominic Oduro dari Ghana, mengaku kepada surat kabar Denmark, Jylland- Posten, tahun lalu, bahwa mereka diakuisisi City sebelum berusia 18 tahun.

Hal itu membuat City melanggar Regulasi FIFA Artikel 19 mengenai transfer pemain. Regulasi tersebut menyebutkan transfer pemain asing hanya diizinkan jika sang pemain telah melewati usia 18 tahun.

Pihak City tak mengelak telah melakukan hal tersebut dan menerima denda yang diberikan. Mereka mengaku melakukan kesalahan dalam mengartikan peraturan itu.

“Pihak klub siap untuk bertanggung jawab atas pelanggaran ini. Kejadian ini terjadi karena salah paham mengenai regulasi yang dimaksud,” tulis pihak klub di laman resminya.

Pihak FIFA sendiri memutuskan untuk tidak memberikan hukuman larangan transfer, karena City bersedia bertanggung jawab. Hal yang berbeda bisa saja terjadi jika The Citizens memberikan perlawanan.

“Komite disiplin FIFA memberikan hukuman kepada City terkait transfer pemain di bawah umur 18 tahun. Mereka terbukti telah melanggar Artikel 19 mengenai transfer pemain. Komite disiplin menilai City siap untuk bertanggung jawab dan menerima denda,” bunyi pernyataan resmi FIFA.

Pelanggaran yang dilakukan City ini sama seperti yang dilakukan oleh Chelsea beberapa waktu silam. Hanya saja, Chelsea terbukti mendatangkan sebanyak 29 pemain asing di bawah umur.

Keadaan itu membuat The Blues langsung mendapat sanksi larangan transfer pada dua periode, dan terus berusaha naik banding. Sedangkan City kedapatan hanya melakukan perekrutan untuk dua pemain asing saja, sehingga terbebas dari hukuman berat.


Editor : Haryo Jati Waseso