Chelsea Bermain Imbang 4-4 Lawan Ajax, Lampard: Laga yang Gila

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Rabu, 06 November 2019 - 13:40 WIB
Chelsea Bermain Imbang 4-4 Lawan Ajax, Lampard: Laga yang Gila

Pelatih Chelsea Frank Lampard. (Foto: Glyn KIRK / AFP)

LONDON, iNews.id - Pelatih Chelsea Frank Lampard mengakui hasil imbang 4-4 antara The Blues melawan Ajax Amsterdam di Stamford Bridge, Rabu (6/11/2019) dini hari WIB, pada matchday keempat Grup H Liga Champions, menjadi laga yang paling gila untuknya. Dia mengaku puas dengan performa timnya.

Pada laga itu, Ajax mampu memimpin terlebih dulu setelah penggawa Chelsea Tammy Abraham mencetak gol bunuh diri di menit kedua. Chelsea sempat menyamakan kedudukan melalui penalti Jorginho di menit ke-4.

Tetapi, Ajax kemudian unggul 4-1 setelah Quincy Promes mencetak gol di menit ke-20, dilanjutkan dengan gol bunuh diri Kepa Arrizabalaga (35), serta torehan Donny van de Beek (55).

Chelsea kemudian menyamakan kedudukan lewat Cesar Azpilicueta di menit ke-63. Setelah dua pemain Ajax Daley Blind dan Joel Veltman dikartu merah, Chelsea pun bangkit. Gol penalti kedua Jorginho (71) dan torehan Recce James tiga menit kemudian jadi penyelamat The Blues dari kekalahan.

Pertandingan yang membuat tensi naik turun tersebut rupanya sangat mempengaruhi Lampard. Dia merasa para pemainnya menunjukkan semangat tak kenal menyerah meski sempat tertinggal jauh.

“Pertandingan kali ini sungguh gila. Saya tak bisa membandingkannya dengan banyak pertandingan lain. Saya cinta dengan semangat serta karakter kami,” kata Lampard di laman resmi UEFA.

“Saya tak bisa menjelaskan pertandingan ini. Kami mungkin harus menganalisa kembali laga yang gila ini. Kami di sini untuk menghibur, dan saya yakin semua setuju pertandingan ini sangat bagus. Hormat saya kepada Ajax,” ujarnya.

Juru taktik berusia 41 tahun itu mengaku pertahanan skuatnya tidak maksimal pada babak pertama, sehingga kebobolan 3 kali. Tetapi dia melihat timnya memiliki kesempatan berbalik memimpin, jika mampu memanfaatkan peluang jelang laga usai.

“Saya merasa pada babak pertama kami kerap kebobolan akibat kecerobohan dan dan nasib sial. Saya merasa kami selalu bisa bersaing. Kami mungkin sedikit kecewa karena tak bisa menang pada 10 menit terakhir,” tutur Lampard.


Editor : Haryo Jati Waseso