David Maulana Jawab Kepercayaan Tim Pelatih Garuda Select

Abdul Haris ยท Sabtu, 22 Februari 2020 - 18:10 WIB
David Maulana Jawab Kepercayaan Tim Pelatih Garuda Select

Gelandang Garuda Select David Maulana. (Foto: Garuda Select)

BIRMINGHAM, iNews.id – Gelandang David Maulana mampu menjawab kepercayaan tim pelatih Garuda Select. Dia mampu tampil konsisten sejak dipanggil kembali bergabung dalam program ini. Sejak kali pertama merumput kembali bersama Garuda Select, belum sekali pun dia ditarik keluar.

Pesona David mampu mendongkrak performa tim saat menang 3-0 atas Huddersfield Town U-18, Selasa (18/2). Penampilan tim Garuda Select memang lebih baik ketimbang saat meladeni Queens Park Rangers U-18, dan Sheffield United U-18.

Fungsi utama David memang bukan bikin gol. Dia bertugas menjaga keseimbangan tim. Namun, ketika menghadapi Huddersfield, dia menunjukkan dirinya juga bisa menjebol gawang lawan.

Pada pertengahan babak kedua, eksekusi tendangan bebasnya tidak mampu diantisipasi kiper Huddersfield, Michael Roxburgh, sekaligus memastikan keunggulan 3-0 bagi timnya.

Namun, gelandang yang kini dipercaya sebagai kapten tim itu menolak dianggap sebagai aktor utama kemenangan Garuda Select atas Huddersfield. Menurutnya, hasil positif di Aspray Arena, Willenhall, tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen tim.

"Kami belajar pentingnya berkomunikasi untuk mengawasi pergerakan lawan. Secara individu, saya jadi lebih waspada untuk memantau di mana letak lawan ketika sedang memegang bola. Kemudian, aspek lain seperti kekompakan, juga semakin terasah karena ini sepak bola. Kepentingan tim harus diutamakan," terang David.

Memang, salah satu keunggulan David adalah mengeksekusi bola mati, yang juga jadi fokus tim pelatih untuk meningkatkan kualitas permainan.

"Bola mati memang penting dalam sepak bola, baik ketika menyerang maupun bertahan. Kita bisa menang dan kalah lewat skema ini. Tentu saja saya melihat peningkatan pesat dari para pemain sejak pertama kali datang," kata Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes.

Editor : Abdul Haris