Deschamps: Tak Adil Jika Premier League dan La Liga Bergulir Kembali

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 01:42 WIB
Deschamps: Tak Adil Jika Premier League dan La Liga Bergulir Kembali

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps (foto: UEFA)

PARIS, iNews.id - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps mengkritik upaya negara-negara Eropa memulai kembali kompetisinya. Dia menilai tak adil jika Premier League bisa berlanjut.

Kompetisi sepak bola di Eropa terhenti sementara sejak Maret 2020 disebabkan pandemi virus corona. Ligue 1 Prancis dan Eredivisie menjadi dua kompetisi yang sudah memastikan musim 2019/2020 selesai prematur alias tidak merampungkan laga sisa. 

Konsekuensinya, PSG dinyatakan sebagai juara Ligue 1 2019/2020 dengan perhitungan poin per game, sedangkan Eredivisie menyatakan tidak ada tim juara dan tim terdegradasi. 

Berbeda dengan dua liga di atas, Bundesliga Jerman kembali bergulir sejak pekan kemarin. Mereka menjadi liga elit Eropa pertama yang mampu melanjutkan kembali pertandingan.

Sedangkan Serie A Italia, La Liga Spanyol dan Premier League masih mempersiapkan segala hal sebelum memulai kembali kompetisi. 

Melihat geliat sepak bola Eropa di tengah pandemi virus corona, Deschamps justru khawatir. Dia menilai upaya pencegahan dengan memberlakukan protokol kesehatan yang dilakukan belum cukup.

“Saya melihat para pemain menampilkan segala aspek sepak bola, termasuk menekel dan melakukan kontak. Tetapi, pemain di bangku cadangan duduk berjarak dua meter dan menggunakan masker,” kata Deschamps kepada Le Parisien.

Tidak hanya itu, juru taktik berusia 51 tahun itu juga mengkritik upaya Premier League dan La Liga Spanyol yang tengah berusaha memulai kembali kompetisi masing-masing.

Pasalnya, masing-masing negara sudah menghentikan kompetisi liga putri. Selain itu, sejumlah kompetisi kasta bawah juga sudah dipastikan tidak akan dilanjutkan.

“Sejujurnya, saya tidak paham. Spanyol dan Inggris adalah dua negara dengan sepak bola hebat. Mereka berencana untuk meneruskan kompetisi, namun tak melanjutkan liga putrinya,” ujarnya.

Editor : Arif Budiwinarto