Dipanggil ke TC Timnas Indonesia, Achmad Jufriyanto Kaget

Reynaldi Hermawan ยท Jumat, 24 Mei 2019 - 19:28 WIB
Dipanggil ke TC Timnas Indonesia, Achmad Jufriyanto Kaget

Achmad Jufriyanto salah satu pemain lama yang kembali dipanggil timnas Indonesia. (Foto: Liga 1)

BANDUNG, iNews.id – Bek Persib Bandung Achmad Jufriyanto masih tak menyangka namanya kembali masuk ke dalam pemusatan latihan atau training camp (TC) tim nasional Indonesia. TC akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang mulai 30 Mei hingga 16 Juni.

Pelatih Tim Garuda Simon McMenemy memanggil 25 pemain dalam TC kali ini dan salah satunya pemain yang akrab disapa Jupe itu. Dia mengaku, terakhir kali mendapat panggilan negara adalah pada 2017, ketika timnas masih ditangani Luis Milla.

Pemanggilan ini lebih mengejutkan bagi bek 32 tahun tersebut, lantaran dia baru saja comeback menjalani laga perdana bersama Persib pascacedera yang diderita ketika masih memperkuat Klub Malaysia Kuala Lumpur FA.

Jupe membantu Maung Bandung menang telak 3-0 atas Persipura Jayapura pada pekan perdana Liga 1 2019 di Stadion Jalak Harupat, Sabtu (18/5/2019). Barangkali, McMenemy kagum dengan performa sang pemain usai membantu timnya clean sheet.

“Pasti bahagia, senang bisa kembali memperkuat timnas, setelah sekian lama. Jujur saja saya awalnya kaget, sebelum ada surat resmi atau pengumuman di media, pelatih sudah kasih tahu di ruang ganti. Tapi mungkin ini memang sudah rezeki saya,” kata Jupe dilansir laman resmi Liga 1.

Selain dirinya, ada beberapa pilar yang juga kembali dipanggil setelah sekian lama absen seperti Bek Persipura Ricardo Salampessy, Gelandang Persija Jakarta Ramdani Lestaluhu dan Penyerang Bali United Irfan Bachdim.

TC digelar McMenemy jelang babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan digelar 5 dan 10 September mendatang. Untuk lawan yang akan dihadapi, Jupe dkk harus menunggu undian babak kedua kualifikasi, Juli mendatang.

Sebagai persiapan, timnas juga akan melakoni uji coba yang bertepatan dengan FIFA Matchday melawan Yordania di Amman pada tanggal 11 Juni, dan Vanuatu empat hari berselang di Jakarta.


Editor : Haryo Jati Waseso