Bursa Transfer

Ditolak Cavani, Inter Milan Kembali Goda Lukaku

Reynaldi Hermawan ยท Sabtu, 03 Agustus 2019 - 16:21 WIB
Ditolak Cavani, Inter Milan Kembali Goda Lukaku

Striker PSG Edinson Cavani (kiri) menolak pinangan Inter Milan. Guna menyiasatinya, Klub Kota Mode itu kembali mengalihkan padangan ke bomber MU Romelu Lukaku (kanan). (Foto: The Sun)

MILAN, iNews.id – Striker Paris Saint-Germain (PSG) Edinson Cavani menolak pinangan Inter Milan. Guna menyiasatinya, Klub Kota Mode Italia itu kembali mengalihkan padangan ke bomber Manchester United (MU) Romelu Lukaku
 
Sejak awal kedatangan pelatih anyar Antonio Conte, Lukaku memang masuk ke dalam daftar belanjaan teratas I Nerazzurri. Sayang, harga mahal yakni 80 juta euro (Rp1,26 triliun) yang dibanderol MU membuat langkah Inter tersendat hingga mereka mencoba merekrut Cavani sebagai pengganti. 
 
Namun kini, ambisi tersebut pupus setelah mesin gol tim nasional Uruguay itu memutuskan untuk bertahan di PSG. Cavani sangat menghargai kontraknya bersama Les Parisiens hingga 2020. 
 
“Saya sudah memberi tahu penggemar dan berjanji pada diri sendiri akan tetap di PSG sampai akhir kontrak. Itu pasti. Di masa depan, saya bisa memutuskan untuk kembali ke Uruguay. Tetapi sepak bola tidak hanya bergantung pada Anda, karena ada klub dan pendukung,” kata Cavani kepada Le Parisien
 
“Saya tidak memikirkan kontrak baru sekarang. Kami bahkan belum membahasnya. Saya santai, apakah tetap di PSG atau tidak setelah kontrak berakhir. Satu-satunya yang saya tahu hanya terus memberikan segalanya untuk klub ini,” ujarnya. 
 
Mendengar penolakan pemain 32 tahun itu, Inter ogah bermuram durja dan kembali merayu Lukaku. Petinggi I Nerazzurri langsung menaikkan tawaran dari yang semula 60 juta euro (Rp949 miliar) menjadi 70 juta euro (Rp1,1 triliun) plus bonus sekitar 10 juta euro (Rp158 miliar) yang jika ditotal akan sesuai dengan harapan MU. 
 
Masalahnya, keberhasilan Inter menggaet Lukaku tergantung hasil kesepakatan MU yang ingin membarter sang pemain dengan winger Juventus, Paulo Dybala.

Beberapa media Italia mengatakan Lukaku sepakat gabung Si Nyonya Tua dan mendapatkan gaji 9 juta euro (Rp141 miliar) per musim.  
 
Situasi tersebut tinggal menunggu Dybala yang belum menemui titik temu dengan petinggi The Red Devils. Pasalnya, pemain berjuluk La Joya itu meminta gaji fantastis yakni 12 juta euro (Rp189 miliar) plus komisi yang mencapai 15 juta euro (Rp237 miliar) per musim. Situasi tersebut yang membuat langkah transfer mandek. 
 
Dengan begitu, Inter sampai saat ini masih menunggu keputusan Juve dan MU terkait pertukaran Dybala dan Lukaku. Jika gagal, mereka siap kembali mengajukan proposal demi mengakuisisi Lukaku. 


Editor : Abdul Haris