Liga Champions

Dybala Jelaskan Makna Selebrasi Hormat usai Jebol Gawang Atletico Madrid

Reynaldi Hermawan ยท Rabu, 27 November 2019 - 09:07 WIB
Dybala Jelaskan Makna Selebrasi Hormat usai Jebol Gawang Atletico Madrid

Penyerang Juventus Paulo Dybala merayakan golnya saat mengalahkan Atletico Madrid 1-0 Madrid pada laga kelima Grup D Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (27/11/2019) dini hari WIB. (Foto: Isabella BONOTTO/AFP)

TURIN, iNews.id – Striker Juventus Paulo Dybala menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid pada laga kelima Grup D Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (27/11/2019) dini hari WIB. Namun dia menjadi sorotan akibat berselebrasi dengan gaya hormat militer ala Tentara Turki.

Gol Dybala tercipta pada penghujung babak pertama. Pemain berjuluk La Joya itu melepaskan tendangan bebas dari sudut sempit yang tak mampu dibedung Kiper Atletico Jan Oblak.

Usai mencetak gol, Dybala melakukan dua selebrasi berbeda yakni memegang dagu dan hormat militer. Selebrasinya yang kedua menimbulkan kontroversi lantaran hormat seperti itu merupakan bentuk dukungan terhadap Tentara Turki yang melakukan serangan militer ke wilayah utara Suriah.

Wilayah tersebut saat ini didami oleh Suku Kurdi. Pihak Turki menganggap kelompok Kurdi sebagai separatis karena ingin mendirikan negara sendiri di wilayah timur dan selatan dekat perbatasan antara Suriah dan Irak. Dalam sepak bola, merupakan hal tabu membawa nuansa politik ke atas lapangan.

Soal selebrasinya, Dybala mengakui itu hanya sebuah gurauan untuk rekan setimnya yang berkebangsaan Turki, Merih Demiral. Sebelumnya, Demiral juga pernah melakukan hal serupa saat memperkuat Timnas Turki melawan Albania dan Prancis di Kualifikasi Euro 2020.

“Selebrasi pertama memegang dagu untuk pacar saya. Seperti yang kita lihat di film, itu tanda cinta. Adapun Demiral, dia sangat menyenangkan. Itu (selebrasi hormat) hanya lelucon di antara kami di ruang ganti. Tidak ada pesan di dalamnya,” kata Dybala kepada Sky Sport Italia.

Terlepas dari hal tersebut, pemain Argentina itu senang bisa mempersembahkan kemenangan untuk Juventus. Klub Turin itu kini nyaman di puncak klasemen Grup D dengan nilai 13 dan sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.

“Itu gol yang bagus. Karena itu posisi yang sulit. Sudutnya sempit dan ada banyak pemain di depan saya,” ujar mantan pemain Palermo tersebut.

“Tim bermain bagus, terutama babak pertama. Kami senang dengan kemenangannya. Saya merasa dalam kondisi yang baik. Saya mencoba memberikan yang terbaik dan kadang-kadang mengambil risiko yang sedikit lebih berani,” tuturnya.


Editor : Haryo Jati Waseso