FA Sanksi Guardiola karena Gunakan Pita Kuning

Abdul Haris ยท Sabtu, 24 Februari 2018 - 16:14:00 WIB
FA Sanksi Guardiola karena Gunakan Pita Kuning
Pep Guardiola dijerat sanksi karena mengenakan pita kuning saat pertandingan. (Foto: Oli SCARFF / AFP)

MANCHESTER, iNews.id – Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menjatuhkan denda kepada Pelatih Manchester United Pep Guardiola karena menggunakan pita kuning saat pertandingan. Pita kuning itu dikenakannya untuk menunjukkan solidaritasnya kepada para tahanan politik pada kampung halamannya di Katalan.

Nakhoda asal Spanyol itu mengenakan atribut tersebut setelah Jordi Sanchez dan Jordi Cuixart dijebloskan ke penjara sebagai bagian dari tindakan keras aparat karena yang bersangkutan mengikuti referendum tentang kemerdekaan Katalan, Oktober lalu. Padahal, jajak pendapat itu dianggap illegal oleh pemerintah nasional Spanyol di Madrid.  

“Pep Guardiola telah dikenai hukuman karena mengenakan pesan politik, khususnya pita kuning, yang melanggar peraturan FA dan peraturan periklanan. Dia punya waktu sampai pukul 6 sore Senin 5 Maret mendatang untuk menanggapi dakwaan tersebut,” bunyi pernyataan FA, dikutip Soccerway.

City bakal melakoni tiga pertandingan sebelum deadline itu. Minggu (25/2/2018), The Citizens bakal menantang Arsenal pada final Piala Liga Inggris di Wembley. Kemudian, pasukan Guardiola akan kembali meladeni lawan yang sama pada lanjutan Premier League di Emirates Stadium, Jumat (2/3/2018) dini hari WIB. Setelah itu, Sergio Aguero dkk akan menjamu Chelsea di Etihad Stadium, Minggu (4/2/2018).

Guardiola dikenal cukup vokal menyuarakan kemerdekaan Katalan. Tuntutan FA ini merupakan yang kedua kalinya dalam kasus sama yang membuat fotonya terpajang di berita utama media-media Inggris.

Menjelang pertandingan derby Desember lalu di Old Trafford, Pelatih Manchester United Jose Mourinho menyarankan Guardiola mendapat perlakuan istimewa dengan tidak dikenai sanksi FA karena mengenakan pita kuning.

Setelah City mengalahkan MU 2-1, Guardiola menanggapinya dengan menyatakan bahwa dia bersedia menjalani sanksi karena mendukung perjuangan itu. “Saya melakukannya karena di Spanyol dua orang tertentu yang membela sesuatu dengan berani dipenjara, itu tidak adil," katanya.

“Untuk memberontak seperti itu, Anda harus menjadi sesuatu yang sulit dipenjara, dan mereka masih di sana sampai mereka keluar, selalu mereka akan bersamaku, mereka bisa menunda saya untuk itu tapi orang-orang lain dipenjara,” ucapnya.

Guardiola melanjutkan, dirinya tak takut ancaman sanksi dari siapa pun. “Jordi Cuixart dan Jordi Sanchez berada di dalam penjara tanpa keluarga mereka. Mereka ingin menghukum saya, UEFA, Premier League, FIFA, tidak apa-apa, saya akan diskors,” dia menegaskan.

Editor : Abdul Haris