Ingin Numpang Tidur di Markas Real Madrid, Pochettino Diminta Jadi Pelatih

Reynaldi Hermawan ยท Sabtu, 25 Mei 2019 - 05:39 WIB
Ingin Numpang Tidur di Markas Real Madrid, Pochettino Diminta Jadi Pelatih

Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino. (Foto: Ian KINGTON/AFP)

MADRID, iNews.id – Momen unik dialami Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino ketika dia berniat numpang tidur di asrama markas Real Madrid yaitu Valdebebas. Saat meminta izin, Presiden Los Blancos Florentino Perez mengatakan dirinya boleh istirahat di sana jika mau menjadi pelatih Sergio Ramos dkk.

Tottenham saat ini memang tengah berada di Ibu Kota Spanyol jelang laga menghadapi Liverpool pada final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Guna mengasah kebugaran selama di sana, UEFA memberikan jatah Son Heung-min dan kolega berlatih di markas Madrid. Pochettino mengaku mendapat izin berlatih di Valdebebas, kompleks latihan Madrid selaku klub setempat, namun tidak untuk menggunakan asramanya.

“Kami belatih di Valdebebas dan tidur di hotel dekat situ. Saya meminta Perez untuk membiarkan kami tidur di asrama pusat olahraga. Namun, dia mengatakan hal itu hanya bisa terjadi jika saya menjadi pelatih Madrid,” kata Pochettino kepada Partidazo de Cope.

Jika dilihat sekilas, pernyataan Pochettino bisa dibilang hanya bercandaan semata, tetapi pihak Los Blancos menanggapinya berbeda. Klub juara Liga Champions 13 kali itu langsung membuat pernyataan resmi terkait ungkapan tersebut.

“Kami terkejut dengan komentar Pochettino tentang permintaan timnya bisa tinggal di kompleks Madrid jelang final Liga Champions. Klub kami selalu menunjukkan ketersediaannya memenuhi semua permintaan yang dibuat UEFA,” bunyi pernyataan tersebut.

“Semua permintaan ke kami hanya merujuk untuk menggunakan kompleks pelatihan Ciudad Real Madrid dan ruang gantinya. Semuanya sudah diizinkan klub kami. Tidak ada yang meminta untuk menggunakan asrama,” lanjut pernyataan tersebut.


Editor : Haryo Jati Waseso