Ini 3 Momen Sepak Bola yang Sudah Terjadi Jika Tak Ada Virus Corona

Bagusthira Evan Pratama ยท Minggu, 29 Maret 2020 - 13:01 WIB
Ini 3 Momen Sepak Bola yang Sudah Terjadi Jika Tak Ada Virus Corona

Virus corona mengganggu berbagai kegiatan di dunia termasuk sepak bola. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews,id - Virus corona mengganggu berbagai kegiatan di dunia termasuk sepak bola. Gara-gara virus tersebut, sejumlah agenda penting terpaksa ditunda bahkan ada yang dibatalkan.

Seandainya virus corona tidak menyebar, ada beberapa skenario di panggung sepak bola yang sudah menjadi kenyataan. Apa saja itu? Berikut ulasanya:

1. Liverpool Juara Premier League


Liverpool berada di ambang gelar juara Premier League musim 2019/2020. Memasuki pekan ke-29, Liverpool memimpin klasemen dengan perolehan 82 poin.

Tim asuhan Jurgen Klopp unggul 25 angka dari Manchester City yang ada di peringkat dua. Secara matematis, Liverpool membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan status juara musim ini.

Sayangnya kompetisi Premier League sedang dihentikan akibat virus corona. Situasi tersebut jelas menunda ambisi The Reds yang ingin angkat piala sejak 1990.

2. Debut Shin Tae-yong di Timnas Indonesia


Timnas Indonesia membangun harapan baru bersama Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu didatangkan untuk mengganti peran Simon McMenemy.

Sejak awal tahun, Shin Tae-yong sudah mengumpulkan sejumlah pemain sebagai persiapan menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Jika tak ada virus corona, Shin Tae-yong sudah melakoni debut saat Indonesia menghadapi Thailand di Stadion Rajamangala, Kamis (26/3/2020) lalu.

Kini pelatih berusia 49 tahun itu harus sabar menunggu debutnya dengan Skuat Garuda. Sebab FIFA belum mengumumkan secara pasti kapan laga tunda akan digelar.

3. Kembalinya Pemain dari Cedera


Kabar cedera pemain menghiasi kompetisi musim 2019/2020. Beberapa nama bintang seperti Paul Pogba, Harry Kane, dan Luis Suarez harus menghabiskan waktunya di ruang perawatan medis.

Ketiganya hampir pulih setelah menjalani perawatan intensif. Sayang, momen comeback mereka harus tertunda sebab kompetisi sedang dihentikan akibat pandemi corona.

Editor : Bagusthira Evan Pratama