Kembali Sambangi Camp Nou, Solskjaer Tak Mau Nostalgia Final 1999

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Senin, 15 April 2019 - 17:48 WIB
Kembali Sambangi Camp Nou, Solskjaer Tak Mau Nostalgia Final 1999

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (Foto: Paul ELLIS/AFP)

MANCHESTER, iNews.id - Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer tak mau mengungkit keberhasilan The Red Devils ketika memenangkan Liga Champions 1999 di Camp Nou. MU akan bertandang ke markas Barcelona itu untuk laga leg kedua babak perempat final Liga Champions, Rabu (17/4/2019) dini hari WIB.

Pada final Liga Champions 1999, MU menjadi juara usai mengalahkan Bayern Muenchen dengan skor 2-1 di stadion berkapasitas 99.000 penonton tersebut. Saat itu, Solskjaer mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Namun, pelatih asal Norwegia tersebut merasa lawatan mereka kali ini berbeda dari malam bersejarah itu. Solskjaer berharap timnya bisa mengulangi kesuksesan menyingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar, atau saat mengalahkan Juventus di babak penyisihan grup.

Ketika menghadapi kedua tim itu, MU kalah lenbih dulu di Old Trafford, tetapi kemudian berbalik menang di kandang lawan. Solskjaer pun berharap bisa melakukan hal serupa, mengingat MU kalah 0-1 pada leg pertama di The Theater of Dreams, Kamis (11/4/2019) dini hari WIB.

“Saya tidak mau mengungkit kemenangan 1999, karena saat itu kami menghadapi Bayern Muenchen pada babak final. Situasinya berbeda. Kami akan menyamai pencapaian seperti saat melawan PSG dan Juventus, ketika kami menang di laga tandang,” kata Solskjaer dikutip Sky Sports.

Arsitek berusia 46 tahun itu yakin MU memiliki kemampuan untuk meraih kemenangan. Pasalnya, dia merasa serangan dari Barcelona tidak terlalu berbahaya, meski di laga tersebut Blaugrana bisa melepas tiga tembakan shot on target, sedangkan MU gagal melakukannya.

“Kami bisa membuat Barcelona beberapa kali kerepotan. Ya, mereka memang lebih mengendalikan pertandingan dan menguasai bola. Tetapi, mereka sama sekali tak memberikan ancaman kepada kami,” ujarnya.


Editor : Haryo Jati Waseso