Liga Champions

Kemenangan Manchester City Dibatalkan VAR, Guardiola Tetap Sportif

Reynaldi Hermawan ยท Kamis, 18 April 2019 - 14:20 WIB
Kemenangan Manchester City Dibatalkan VAR, Guardiola Tetap Sportif

Pep Guardiola (Foto: UEFA)

MANCHESTER, iNews.id – Video Assistant Referee (VAR) kembali menjadi perbincangan hangat usai Manchester City menjamu Tottenham Hotspur pada leg kedua perempat final Liga Champions di Etihad Stadium, Kamis (18/4/2019) dini hari WIB. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan 4-3 untuk tuan rumah. 
 
Namun, kemenangan tersebut tak cukup untuk membuat mereka melaju ke semifinal karena kalah produktivitas gol tandang dalam agregat 4-4. Sebab, pada leg pertama di London, The Citizens takluk 0-1. 
 
Empat gol City diciptakan Raheem Sterling pada menit ke-4 dan 21, Bernardo Silva (11) serta Sergio Aguero (59). Tottenham tiga kali membalas berkat sumbangan Son Heung-min (7, 10) dan Fernando Llorente (73).   
 
Juara bertahan Premier League itu sebenarnya berhasil membukukan gol kelima di masa injury time melalui sepakan Sterling usai meneruskan umpan Aguero. Seluruh pemain dan staf kepelatihan kegirangan merayakan gol tersebut. 
 
Sayang, takdir berkata lain. Wasit menganulir gol tersebut setelah melihat tayangan VAR. Karena sebelum memberikan umpan, Aguero sudah terjebak dalam posisi offfside
 
Sebelumnya, VAR juga dipakai saat menentukan gol Llorente yang diduga berbau handball. Tapi, sang pengadil mengesahkan gol tersebut karena pada tayangan ulang si kulit bundar ternyata menyentuh paha sang pemain, bukan tangan. 
 
Biar begitu, Pelatih City Pep Guardiola tak kecewa. Menurutnya, VAR berguna untuk memberikan keadilan dalam sebuah pertandingan. Dia tak ingin mengeluhkan teknologi tersebut karena fungsinya sangat membantu wasit meminimalisasi keputusan kontroversial. 
 
“Saya mendukung VAR. Saya melihat gol Llorente mengenai tangan, sementara dari wasit tidak. Wasit harus dibantu. Jika offside ya memang offside. Saya mendukung keputusan yang adil. Di masa depan bahkan sekarang ini, keadilan dalam sepak bola akan bagus,” kata Guardiola dikutip BBC
 
“Saya juga tidak tahu apakah Sterling atau Aguero offside. Saya melihat aksinya baik-baik saja. Tapi wasit dari atas (VAR) memutuskan itu offside,” ujarnya. 
 
Setelah tersingkir dari Liga Champions, harapan City meraih quadruple atau empat trofi dalam semusim sirna. Kini pasukan Guardiola hanya berpeluang untuk angkat piala Premier League dan Piala FA, setelah menjuarai Piala Liga Inggris.


Editor : Abdul Haris