Klub Pertama ASEAN yang Melantai di Bursa, Ini Profil Bali United

Abdul Haris ยท Senin, 17 Juni 2019 - 13:45 WIB
Klub Pertama ASEAN yang Melantai di Bursa, Ini Profil Bali United

Manajemen yang sehat membuat Bali United mampu menghadirkan pemain-pemain top di tanah air. (Foto: Bali United)

JAKARTA, iNews.id – Bali United menjadi klub sepak bola pertama di Asia Tenggara (ASEAN) yang melantai di bursa saham.

Melalui PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (“Perseroan”), klub berjuluk Serdadu Tridatu itu resmi menjadi perusahaan publik ke-632 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan perolehan dana yang diterima sebesar Rp350 miliar.

Klub asal Pulau Dewata itu melepas sebanyak 2 miliar saham atau setara dengan 33,33% saham pada harga penawaran perdana yang ditetapkan sebesar Rp 175,- per saham dengan kode “BOLA”.

BACA JUGA: Resmi Melantai di Bursa, Saham Bali United Naik 69,14 Persen

Cikal bakal Bali United lahir pada 1989 dengan nama Putra Samarinda Football Club yang merumput di kompetisi semiprofesional Galatama dan kemudian menjadi Liga Indonesia, sejak Galatama dan Perserikatan digabung pada musim 1994/1995.

Pada tahun 2000, Putra Samarinda (Pusam) terpaksa mundur dari Divisi Utama karena masalah keuangan, dan terpaksa turun kasta ke Divisi I. Namun, musim berikutnya mereka juga masih tak bisa berkompetisi karena kendala sama, sehingga harus terus melorot ke Divisi II.

Selain Pusam, di Samarinda ada juga klub Perserikatan Persisam Samarinda yang tak mengalami kendala finansial karena ditopang guyuran dana dari Pemerintah Daerah.

Kemudian, kedua klub tersebut sepakat merger pada 2003 dan mengusung nama Persisam Putra Samarinda. Penggabungan kedua klub ini membawa berkah karena mereka mampu naik ke Divisi Utama pada 2008/2009 dan juara yang membuka jalan mereka promosi ke Indonesia Super League tahun berikutnya.


Editor : Abdul Haris

Halaman : 1 2 3