Komunikasi, Rahasia Kekompakan Lini Tengah Garuda Select

Abdul Haris ยท Jumat, 10 Januari 2020 - 22:00 WIB
Komunikasi, Rahasia Kekompakan Lini Tengah Garuda Select

(Kiri ke kanan) Brylian Aldama, Rafli Asrul, dan David Maulana jadi poros permainan Garuda Select di Turin, Italia. (Foto: Garuda Select)

TURIN, iNews.id – Duet Pelatih Garuda Select Dennis Wise dan Des Walker semakin puas melihat kinerja pasukannya. Dia sudah menemukan komposisi terbaik di semua lini. Yang paling utama adalah lini tengah yang menjadi poros utama permainan.

Di tengah, trio David Maulana, Brylian Aldama, dan Rafli Asrul dipercaya menjadi dirijen permainan. David berperan sebagai komandan utama di jantung permainan. Sementara Brylian dan Rafli bertugas langsung sebagai pembongkar pertahanan lawan lewat pergerakannya sambil sesekali menyumpai umpan matang ke lini depan yang bergantian diisi Bagus Kahfi, Alfriyanto Nico, dan Arsa Ahmad.

Brylian membongkar rahasia utama kekompakan dan soliditas mereka ada pada komunikasi yang berjalan baik.

“Kalau sedang tidak bermain, kami lumayan sering mengobrol. Dari situ, sedikit demi sedikit, chemistry mulai terbangun,” ucap Brylian.

“Pada dasarnya, saya sudah tahu apa yang diinginkan David dan Rafli. Begitu pula sebaliknya, mereka tahu maksud saya. Itu yang membuat kami menikmati permainan,” tuturnya.

Tim pelatih memang menjadikan komunikasi sebagai aspek yang paling ditekankan kepada para pemain. Brylian mengaku hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pola permainan tim di atas lapangan.

“Kami diminta untuk kompak di lini tengah. Harus bisa saling mengisi satu sama lain dan yang terpenting, menjaga komunikasi saat latihan,” tutur Bry, sapaan akrabnya.

Empat laga sudah dilewati dengan trio tersebut ada dalam tim, dan sudah ada 11 gol yang diciptakan Garuda Select. Hebatnya, hampir separuh gol tersebut tercipta atas nama tiga pemain tersebut. Rafli paling produktif dengan tiga gol, sementara David dan Brylian, sama-sama berbagi satu gol.

Ketiga pemain ini juga selalu bermain penuh dalam setiap laga sejak dipadukan bersama. Mulai dari melawan Cheltenham Town, Swindon Town, Walsall, hingga Torino, posisi mereka bertiga sebagai motor utama serangan tidak tergantikan.

Editor : Abdul Haris