Timnas Jerman

Kroos: Tudingan Rasisme Oezil itu Omong Kosong

Abdul Haris ยท Kamis, 16 Agustus 2018 - 22:30 WIB
Kroos:  Tudingan Rasisme Oezil itu Omong Kosong

Toni Kroos (kanan) mengkritik cara Mesut Oezil (kanan) mundur dari Timnas Jerman. (Foto: stadiumastro.com)

MUNICH, iNews.id – Gelandang Tim Nasional Jerman Toni Kroos mengkritik rekannya, Mesut Oezil, yang mengaku telah diperlakukan secara rasis di tim berjuluk Der Panzer itu saat menyatakan mundur dari laga internasional, bulan lalu.

“Pada dasarnya, Mesut pemain yang sudah lama bermain untuk timnas, dan dia layak pensiun dengan cara yang lebih baik sebagai pesepak bola,” ujar Kroos kepada harian Jerman, Bild.

“Saya telah bermain dengan Mesut selama bertahun-tahun dan tahu bahwa dia adalah pria yang baik. Tapi cara dia pensiun sudah rusak. Proporsi pernyataannya yang adil dan benar sayangnya dibayangi proporsi omong kosong yang jauh lebih tinggi,” gelandang Real Madrid itu menegaskan.

Gelandang 28 tahun itu pun menegaskan taka da rasisme dalam Timnas Jerman, begitupun di Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

“Saya pikir dia sendiri tahu rasisme itu tidak ada di dalam timnas dan DFB. Sebaliknya, kami selalu berkomitmen terhadap keragaman dan integrasi. Mesut adalah contoh bagus untuk itu, seperti banyak rekan tim kami,” Kroos memaparkan.

Ya, Oezil telah menghebohkan Jerman saat memutuskan pensiun dari timnas, beberapa hari setelah Jerman tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018. Saat itu, dia menuding telah mendapatkan perlakukan rasisme dari Presiden DFB Reinhard Grindel.

“Di mata Grindel dan pendukungnya, saya orang Jerman ketika kami menang, tetapi saya adalah imigran ketika kami kalah,” tulis Oezil di akun Twitter-nya yang memicu badai rasisme di Jerman dan menggelindingkan perdebatan sengit tentang integrasi di sana.

Sebenarnya, tudingan itu tak lepas dari cemoohan para suporter Jerman selama pertandingan persahabatan jelang Piala Dunia setelah dia dan Ilkay Guendogan berfoto dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Mei silam. Para suporter mempertanyakan kesetiaan kedua pemain tersebut dengan Jerman.

Editor : Abdul Haris