Mantan Bintang Afrika Selatan dan Bari Phil Masinga Meninggal

Haryo Jati Waseso ยท Minggu, 13 Januari 2019 - 20:30 WIB
Mantan Bintang Afrika Selatan dan Bari Phil Masinga Meninggal

Phil Masinga (kanan) saat masih membela tim nasional Afrika Selatan. (Foto: Eric CABANIS/AFP)

JOHANNESBURG, iNews.id - Kabar duka datang dari mantan bintang tim nasional Afrika Selatan Phil Masinga. Salah satu legenda Klub Italia Bari tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 49 tahun karena penyakit yang lama dideritanya, Minggu (13/1/2019).

Kabar duka ini disampaikan oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) Danny Jordaan. “Hari yang menyedihkan untuk sepak bola Afrika Selatan. Seorang pelayan yang loyal untuk permainan ini baik di luar dan di dalam lapangan,” ujarnya dikutip BBC.

Masinga memulai kariernya sebagai striker di klub lokal Afrika Selatan Jomo Cosmos, sebelum kemudian menjadi andalan Mamelodi Sundowns. Di klub yang disebut terakhir menjadi pencapaian terbaik di karier sepak bolanya.

Selama tiga tahun di sana, pria bernama lengkap Philemon Raul Masinga tersebut mencetak 98 gol dari 108 penampilan. Performanya tersebut membuat Leeds United mengakuisisinya pada musim panas 1994.

Tetapi, dia gagal bersinar di sana. Cuaca serta kesulitan beradaptasi dengan permainan Premier League, membuat Masinga hanya mampu mencetak lima gol selama 2 tahun. Dia pun kemudian hengkang ke klub Swiss St. Gallen.

Gagal membuat gol di Swiss, Masinga kemudian berlabuh di tim Serie B Salernitana. Membuat 4 gol dari 16 pertandingan, ternyata mampu membuat Bari tertarik kepadanya.

Dia pun menjadi legenda I Galletti. Meski tak terlalu sering membuat gol, pergerakan Masinga di kotak penalti lawan kerap membuat kebingungan, sehingga dia membantu rekannya membuat gol.

Selama membela Bari, Masinga berhasil membuat 25 gol dari 75 penampilan dan membawa klub tersebut bertahan di Serie A selama 4 tahun. Sedangkan bersama timnas Afrika Selatan, penyerang bertinggi 193 cm tersebut mencetak 18 gol dari 58 penampilan, dan tampil di Piala Dunia 1998.


Editor : Haryo Jati Waseso