Liga 1

Milo Benahi Pertahanan Arema setelah Kalah di Laga Pembuka

Abdul Haris ยท Sabtu, 18 Mei 2019 - 16:39 WIB
Milo Benahi Pertahanan Arema setelah Kalah di Laga Pembuka

Para pemain Arema melakukan tos jelang latihan di sebuah lapangan futsal, Jumat (17/5/2019) sore. (Foto: Arema FC)

MALANG, iNews.id – Kekalahan 1-3 di kandang PSS Sleman, Rabu (15/5/2019), membuat Arema FC langsung berbenah. Pelatih Milomir Seslija langsung memetakan setiap kekurangan yang ada dalam timnya. Dia melihat pertahanan menjadi salah satu aspek utama yang perlu dipoles lagi.

Pada laga pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, itu gawang Arema yang dikawal Kurniawan Kartika Ajie kebobolan sampai tiga kali. Kondisi ini membuat sang arsitek melihat lini belakang masih menunjukkan banyak celah untuk ditembus lawan.

“Kami harus berupaya lebih keras lagi, lebih kompak dan mengurangi kesalahan yang kami lakukan. Salah satunya adalah kebobolan dari sepak pojok,” tutur pelatih yang biasa disapa Milo itu.

Ya, gol cepat PSS melalui Bryan Ferreira dari sepak pojok pada menit ketiga menjadi awal petaka tim Singo Edan di laga tersebut. Ini yang menurut Milo merusak konsentrasi tim di awal laga.

“Itu tidak boleh terjadi lagi. Apalagi di menit awal,” ucap nakhoda asal Bornia tersebut.

Selain lemah dalam mengantisipasi sepak pojok, benteng pertahanan Arema juga kerap kocar-kacir menerima serangan balik cepat lawan. Itu terlihat saat gawang Kartika Ajie kembali jebol dua kali oleh Yevhen Bokhashvili dan Rangga Muslim karena skema counter attack.

“Kami juga harus lebih siap dengan situasi serangan balik. Kami kebobolan dua gol dari serangan balik yang cepat. Kami harus segera evaluasi dua hal itu,” ujar Milo.

Meski begitu, Milo masih melihat performa timnya sudah cukup menunjukkan potensi untuk bisa bersaing musim ini. “Secara umum kami sudah cukup bagus,” katanya.

Dia juga yakin kekalahan di laga pembuka itu tak meruntuhkan mental armadanya untuk menghadapi pertandingan kedua saat sowan ke Stadion Segiri, Samarinda, markas Borneo FC, Rabu (22/5/2019).

“Motivasi itu datang dari pemain sendiri. Tergantung pada seberapa besar ambisi Anda, seberapa lapar Anda ingin meraih sukses pada karier. Selain itu, Anda juga harus fokus pada setiap pertandingan,” Milo menegaskan.


Editor : Abdul Haris