Persebaya Tumbang di Pekan Pertama, Djanur: Kurang Fokus

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Jumat, 17 Mei 2019 - 10:35 WIB
Persebaya Tumbang di Pekan Pertama, Djanur: Kurang Fokus

Jalannya laga antara Bali United melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan kekalahan Bajul Ijo 1-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (16/5/2019). (Foto: Instagram@officialpersebaya)

GIANYAR, iNews.id - Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman merasa tim asuhannya bermain kurang fokus, ketika menelan kekalahan 1-2 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada pekan pertama Liga 1 2019, Kamis (16/5/2019) malam. Menurutnya hal itu berimbas pada gol cepat yang dibuat Bali United.

Persebaya tertinggal lebih dulu setelah Penyerang Bali United Ilija Spasojevic mencetak gol pada menit ke-14. Persebaya sebenarnya berhasil menyamakan kedudukan melalui Mokhamad Syaifuddin (30), tetapi Penyerang Serdadu Tridatu Paulo Sergio (49) menentukan kemenangan tuan rumah.

Akibat hasil minor itu, Persebaya yang belum memiliki poin menempati peringkat ke-16 klasemen sementara. Djanur pun bertekad untuk segera mengevaluasi permainan timnya, agar lebih siap saat menghadapi Kalteng Putra pada pertandingan pekan kedua, Selasa (21/5/2019).

“Ada yang harus kami benahi menjelang pertandingan kedua. Gol-gol cepat ke gawang kami terjadi karena kurang fokusnya anak-anak,” kata Djanur di laman resmi Persebaya.

Absennya sejumlah pemain penting seperti Otavio Dutra, Nelson Alom, Misbakus Solikin, Oktafianus Fernando, dan Amido Balde sempat disebut sebagai penyebab kekalahan. Namun, Djanur merasa para pemain pelapis mampu menunjukkan kemampuan yang tak kalah berkualitas.

“Pemain pengganti sudah menunjukkan permainan yang bagus. Mereka langsung panas meski ini pertandingan pertama,” tutur mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Meski masih belum berhasil meraih kemenangan, juru taktik berusia 60 tahun itu tetap mengapresiasi permainan timnya. Dia menganggap performa Persebaya sudah cukup bagus. terlebih timnya mampu membuat sejumlah peluang bagus pada menit-menit akhir pertandingan.

“Kita tidak boleh pulang dengan kepala tertunduk karena kekalahan ini. Anak-anak sudah melakukan segalanya untuk meraih poin dalam laga ini. Menyuguhkan permainan yang agresif,” ujarnya.


Editor : Haryo Jati Waseso