Piala Dunia 2018

Prediksi Argentina Vs Islandia: Laga Pembuktian Lionel Messi

Syukron Fadillah ยท Sabtu, 16 Juni 2018 - 15:29 WIB
Prediksi Argentina Vs Islandia: Laga Pembuktian Lionel Messi

Sesi latihan pemain timnas Argentina. (Foto: Albert Gea/Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Timnas Argentina bakal memulai kampanye di ajang Piala Dunia 2018 menghadapi Islandia di Stadion Otkrytiye Arena, Moskow, Sabtu (16/6/2018) malam WIB. Selain sebagai laga pembuka, pertandingan tersebut bakal menjadi pembuktian Lionel Messi sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

Pelatih Islandia Heimir Hallgrimsson menegaskan timnya sema sekali tidak merasa inferior menghadapi Argentina. Bahkan, kata dia, seluruh skuat inti yang berangkat ke Rusia mengaku bersemangat untuk menjadi starter di laga tersebut.

Hallgrimsson menilai laga pembuka Grup D kontra Argentina bakal menjadi pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bola Islandia. Dia pun masih mengandalkan skuat lama yang ikut berjuang di Piala Eropa 2016 di Prancis. Gylfi Sigurdsson bakal menjadi tumpuan utama saat meladeni permainan menyerang Argentina.

"Semua kini ingin bermain saat kami menghadapi Argentina. Ini adalah pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bola kami dan tim kepelatihan pun dibuat sakit kepala menghadapi laga nanti," kata Hallgrimsson dikutip dari Sky Sports, Sabtu (16/6/2018).

Meski begitu, pelatih 51 tahun itu mengaku tidak memiliki strategi khusus dalam menjaga Messi. Dia pun enggan menginstruksikan pemain tertentu untuk mematikan pergerakan bintang Barcelona itu.

"Soal Messi, saya tidak memiliki formula ajaib untuknya. Semua orang telah mencoba segala cara untuk mengantisipasinya. Namun nyatanya dia (Messi) selalu berhasil mencetak gol," ungkapnya. "Saya pun menilai tidak adil rasanya untuk menginstruksikan pemain tertentu untuk menjaga Messi. Karena itu, kami akan melawannya secara tim. Kami akan saling membantu dan mencoba untuk menjaganya sebagai sebuah tim," ujarnya.

Sementara, Argentina selaku pemegang titel juara dunia dua kali datang ke Rusia dalam kondisi yang tidak cukup baik. Skuat asuhan Jorge Sampaoli mengalami penurunan performa sehingga harus berjuang meraih satu tiket otomatis hingga laga terakhir kualifikasi zona Conmebol.

Cedera pemain juga turut membuat persiapan Albiceleste menuju Rusia kurang maksimal. Diawali dicoretnya kiper nomor satu Argentina Sergio Romero karena cedera dan setelahnya giliran Manuel Lanzini yang tidak ikut berangkat dengan alasan serupa.

Agar dapat meraih hasil maksimal, skuat Argentina diminta untuk tidak bergantung kepada Messi seorang diri, khususnya saat menyerang. Pasalnya, skuat yang ada saat ini cukup berkualitas.

Argentina dapat memanfaatkan Gonzalo Higuain atau Sergio Aguero di lini depan. Jika kurang maksimal, ada Paolo Dybala di bangku cadangan.

Menghadapi tim seperti Islandia yang bermain secara kolektif, Sampaoli mengaku bakal memperkuat keseimbangan di lini tengah. "Bagaimana sekarang caranya untuk melindungi dan menjaga pusat lapangan. Bagusnya kami memiliki pemain seperti Silvio yang dapat beroperasi dari sisi luar," kata Jorge Sampaoli.

Meski begitu, Sampaoli tetap menaruh kepercayaan lebih kepada Messi. Menurutnya, jebolan akademi La Masia itu dalam motivasi yang tinggi memburu medali juara Piala Dunia.

Dia membantah tudingan yang menyebutkan timnas Argentina sangat bergantung kepada Messi. Dia beranggapan, untuk urusan mencetak gol dan menyerang Argentina memiliki Sergio Aguero, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain.

"Dia (Messi) bisa saja membawa tim di pundaknya dan tim ini akan berjalan bersamanya," ungkapnya.

PERKIRAAN PEMAIN
ARGENTINA (4-3-3)
Willy Caballero; Eduardo Salvio, Marcos Rojo, Nicolas Otamendi, Nicolas Tagliafico; Maximiliano Meza, Lucas Biglia, Javier Mascherano; Lionel Messi, Sergio Aguero, Angel Di Maria.
Pelatih: Jorge Sampaoli

ISLANDIA (4-4-1-1)
Hannes Halldorsson; Holmar Eyjolfsson, Kari Arnason, Ragnar Sigurdsson, Ari Freyr Skulason; Berg Gudmundsson, Gylfi Sigurdsson, Emil Hallfredsson, Birkir Bjarnason; Bjorn Bergmann Sigurdsson, Finnbogason.
Pelatih: Heimir Hallgrimsson.

Predikisi: 60-40


Editor : Achmad Syukron Fadillah