Liga Italia

Resmi Latih AC Milan, Pioli Ingin Hadirkan Konsep Permainan yang Berbeda

Haryo Jati Waseso ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 00:40 WIB
Resmi Latih AC Milan, Pioli Ingin Hadirkan Konsep Permainan yang Berbeda

Pelatih anyar AC Milan Stefano Pioli. (Foto: acmilan.com)

MILAN, iNews.id - Pelatih anyar AC Milan Stefano Pioli mengungkapkan rencananya bersama I Rossoneri. Mantan pelatih Fiorentina dan Inter Milan itu menegaskan bakal menghadirkan konsep permainan yang berbeda.

Pioli ditunjuk menjadi pembesut Milan, Rabu (9/10/2019) malam, menggantikan Marco Giampaolo yang dipecat setelah hanya melakoni tujuh pertandingan di Serie A. Di tangan Giampaolo, Si Merah Hitam hanya mampu menang 3 kali dan tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara.

Oleh Milan, Pioli dikontrak selama dua tahun. Meski begitu, masih banyak yang skeptis pelatih berusia 53 tahun tersebut bisa meningkatkan performa Milan. Pasalnya, Pioli kerap kesulitan menemukan kestabilan di klub yang ditanganinya.

Namun, dia menegaskan bakal memberikan sesuatu yang berbeda untuk Milan. Salah satunya adalah ide dan konsep permainan yang bakal diterapkannya. Pioli pun ingin hal itu bisa diterapkan secepatnya.

“Kami harus membangun identitas, masih ada beberapa pertandingan dan itu artinya kami masih memiliki sedikit waktu untuk bekerja. Kami harus secepatnya menunjukkan hal itu di lapangan, serta saling mengenal dan menjadi sebuah tim,” katanya kepada Milan TV.

“Saya memiliki ide atas apa yang kami butuhkan sekarang. Kini kami harus berkonsentrasi terhadap langkah selanjutnya tanpa melihat ke belakang,” ujar pria yang memulai karier kepelatihannya bersama Salenitana tersebut.

Pioli berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa bekerja sama dengan pemainnya, sehingga mereka bisa menjalankan strategi yang ingin diterapkannya.

“Saya harus memastikan secepatnya para pemain mengerti apa yang diinginkan dari mereka, baik dalam hal penempatan posisi dan sikap. Saya harus mendorong mereka untuk bisa melakukan lebih banyak lagi, karena jelas kami harus menjadi lebih baik,” tuturnya.


Editor : Haryo Jati Waseso