Satgas Anti Mafia-Bola Panggil Joko Driyono untuk Diperiksa

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 21 Januari 2019 - 22:17 WIB
Satgas Anti Mafia-Bola Panggil Joko Driyono untuk Diperiksa

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

JAKARTA, iNews.id – Pihak polisi akan memanggil Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono untuk memberi keterangan atas laporan mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Pria yang akrab disapa Jokdri itu ditunjuk untuk sementara memimpin PSSI setelah Edy Rahmayadi mengundurkan diri.

“Tetap akan dipanggil tanggal 24,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (21/1/2019). 

Melalui pengacaranya, Jokdri meminta dilakukan reschedule untuk pemeriksaan terhadap dirinya, karena masih mengikuti Kongres Tahunan PSSI di Nusa Dua, Badung, Bali, yang dimulai Minggu (20/1/2019). Dia berharap pemeriksaan bisa dilakukan seusai kongres.

“Beliau menyampaikan lewat pengacara, minta mundur karna kongres, setelah itu akan memenuhi panggilan. Pada prinsipnya PSSI mendukung pemberantasan mafia Bola,” ucap Dedi. 

Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola Polri sudah menetapkan 11 tersangka terkait pengaturan skor di sepak bola Indonesia, yang didasarkan laporan dari Lasmi. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria telah diperiksa selama 13 jam oleh satgas, Rabu (16/1/2019).

Dari 11 tersangka, enam orang di antaranya telah ditahan, yakni Ketua Asprov PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota komisi wasit Priyanto dan anaknya Anik Yuni Artika Sari serta wasit Nurul Safarid dan ML, staf direktur penugasan wasit PSSI.

Para pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, tindak pidana suap, dan tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP, dan Pasal 372 KUHP, dan/atau UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap, serta Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.


Editor : Haryo Jati Waseso