Satgas Anti-Mafia Bola Periksa Bendahara PSSI Berlinton Siahaan

Irfan Ma'ruf, Reynaldi Hermawan ยท Senin, 14 Januari 2019 - 14:58 WIB
Satgas Anti-Mafia Bola Periksa Bendahara PSSI Berlinton Siahaan

Bendahara PSSI Berlinton Siahaan diperiksa Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola terkait pengaturan skor di Polda Metro Jaya, Senin (14/1/2019). (Foto: PSSI)

JAKARTA, iNews.id – Bendahara PSSI Berlinton Siahaan diperiksa Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola terkait pengaturan skor di Polda Metro Jaya, Senin (14/1/2019). Di sana, dia didampingi penasihat hukumnya.  

Sebelumnya, Berlinton dijadwalkan menjalani pemeriksaan, Selasa (8/1/2019) namun diundur karena ada agenda di Australia. Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono memastikan kalau pria yang juga menjabat Direktur PT Liga Indonesia Baru itu saat ini tengah menjalani pemeriksaan. 

"Hari ini (Bendahara PSSI) tadi jam 11.30 WIB datang ke Polda Metro Jaya menjalani pemeriksaan didampingi penasihat hukum dari Biro Hukum PSSI," kata ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda.

Argo menjelaskan, pemanggilan Berlinton sebagai tindak lanjut dari laporan yang diberikan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Dalam pemeriksaan tersebut, Berlintondiperiksa dengan kapasitas sebagai saksi.

“Tentunya saat ini sedang dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik Satgas Anti-Mafia Bola. Nanti kita tunggu sampai kapan jamnya kita belum tahu informasinya,” kata Argo.

Hingga kini, Satgas Anti-Mafia Bola sudah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal. 
 
Keempat tersangka itu dijerat dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana suap dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. 


Editor : Abdul Haris