Piala AFF 2018

Timnas Indonesia Kalah, Bima Sakti: Mentalitas Harus Dibenahi

Reynaldi Hermawan ยท Jumat, 09 November 2018 - 23:12 WIB
Timnas Indonesia Kalah, Bima Sakti: Mentalitas Harus Dibenahi

Pemain timnas Indonesia meratapi kekalahannya dari Singapura dengan skor 1-0 di National Stadium, Kallang, Jumat (9/11/2018) malam, pada laga Grup B Piala AFF 2018. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

KALLANG, iNews.id – Pelatih tim nasional Indonesia Bima Sakti enggan meratapi kekalahan 0-1 timnya dari Singapura pada laga Grup B Piala AFF 2018 di National Stadium, Kallang, Jumat (9/11/2018) malam. Juru taktik asal Balikpapan itu akan segera mengevaluasi hasil minor itu terutama pada aspek mentalitas.

Pada laga yang disiarkan RCTI tersebut, Tim Garuda kesulitan mengembangkan permainan akibat pertahanan solid yang dibangun tuan rumah. Gawang pasukan Bima justru kebobolan pada menit ke-37 akibat torehan kapten Singapura Harris Harun. Keunggulan 1-0 bagi The Lion bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Hansamu Yama dkk menaikkan intensitas serangan. Namun, serangan yang mereka lakukan dari sayap lapangan jua membuahkan hasil. Kondisi tersebut membuat penggawa Indonesia terlihat frustrasi dan bermain kasar sehingga mengakibatkan pelanggaran yang tak perlu.

Puncaknya, bek I Putu Gede Juni Antara harus diusir keluar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua pada penghujung laga. Defender Bhayangkara FC itu sebelumnya mendapat kartu kuning pada menit ke-60.

Pada konferensi pers usai laga, Coach Bima mengaku bakal segera membenahi mentalitas anak asuhnya terutama dalam hal menjaga emosi. Arsitek 42 tahun itu tak ingin kejadian serupa terjadi pada pertandingan berikutnya melawan Timor Leste di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (13/11/2018) malam.

“Selamat untuk Singapura atas kemenangannya. Saya akui ini bukan hasil yang bagus. Ada pekerjaan rumah buat saya membangkitkan mental para pemain. Laga pertama memang berat dan membutuhkan mental khusus,” kata Bima.

“Tadi ada beberapa pemain yang emosinya tidak terkontrol dan merugikan tim. Akibatnya, banyak pelanggaran. Saya akan coba membenahinya pada sesi latihan nanti,” tutur mantan pesepak bola yang pernah menimba ilmu di Sampdoria itu.

Akibat kekalahan tersebut, Indonesia kini bercokol di peringkat keempat klasemen tanpa nilai. Angka Tim Garuda sama dengan Filipina di tangga ketiga yang belum bermain dan Timor Leste di dasar klasemen, namun unggul selisih gol.


Editor : Haryo Jati Waseso