MotoGP

Uji Coba Sasis Baru Honda, Marquez: Motor Ini Belum Siap untuk Balapan

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Selasa, 07 Mei 2019 - 22:10 WIB
Uji Coba Sasis Baru Honda, Marquez: Motor Ini Belum Siap untuk Balapan

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez mencoba motornya di Sirkuit Jerez, Senin (6/5/2019) malam WIB.

JEREZ, iNews.id – Pembalap tim MotoGP Repsol Honda Marc Marquez menganggap sasis motor berbahan serat karbon masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut sebelum siap untuk balapan. Pernyataan itu dicetuskannya ketika mencobanya pada sesi uji coba di Sirkuit Jerez, Senin (6/5/2019) malam WIB. 
 
Motor Honda RC213V dengan sasis serat karbon sebelumnya sudah diuji coba oleh test rider HRC Stefan Bradl. Sasis tersebut diketahui memiliki bobot yang lebih ringan ketimbang bahan aluminium yang digunakannya sekarang. 
 
Hanya saja, dia merasa bahan yang baru itu masih belum cukup kaku, sehingga masih harus disesuaikan lebih lanjut. Namun, dia merasa arah pengembangan Honda kini lebih jelas, karena baik Marquez dan Bradl memiliki komentar serupa. 
 
“Saya sudah mencoba motor milik Bradl untuk memahami konsep yang baru. Tidak ada motor yang sempurna, dan masih ada plus serta minusnya, sehingga lebih baik jika mencari kompromi terbaik. Komentar positif saya serupa seperti Bradl, sehingga arah uji coba sudah jelas,” kata Marquez di laman resmi Honda. 
 
“Rasanya kami tak ada rencana untuk menggunakannya. Honda masih akan tetap mengerjakannya dan pengembangan berlanjut. Saya mencoba beberapa hal pada motor untuk memperbaiki engine brake yang menjadi kendala selama beberapa balapan awal,” ujarnya. 
 
Pembalap asal Spanyol itu lalu memilih untuk menghentikan uji cobanya lebih awal. Dia merasa nyaman dengan kondisi motor, dan tak memiliki keinginan untuk mengubah setelan motor yang sudah sesuai dengan keinginannya. 
 
“Kami mencoba banyak hal dan uji coba berjalan dengan baik. Kami bisa berkonsentrasi kepada beberapa konsep baru. Saya kemudian menghentikan uji coba lebih awal, karena sudah merasa nyaman dengan kondisi motor,” tutur Marquez. 


Editor : Abdul Haris