Ingin Tambah Store, Bhinneka Anggap Toko Offline Melengkapi Online

Dini Listiyani ยท Selasa, 08 Januari 2019 - 14:48 WIB
Ingin Tambah Store, Bhinneka Anggap Toko Offline Melengkapi Online

CEO dan Founder Bhinneka Hendrik Tio. (Foto: iNews.id/Dini Listiyani)

JAKARTA, iNews.id - E-commerce di Indonesia terus tumbuh dan banyak pemain baru juga mulai berdatangan. Namun, banyaknya e-commerce yang muncul tersebut tidak membuat Bhinneka takut.

Pasar Business to Consumer (B2C) diperkirakan akan terus tumbuh dan menarik. Oleh karena itu, banyak pemain e-commerce saat ini terus melakukan investasi besar.

Meski saat ini banyak pemain e-commerce bermunculan, tapi tidak menjadikan Bhinneka memandang yang lainnya sebagai pesaing. Perusahaan yang telah hadir sejak 25 tahun ini justru ingin merangkul e-commerce yang lain.

“Kami tidak mau terjebak dengan permainan mereka. Kami memilih merangkul dan berkolaborasi dengan mereka,” kata CEO dan Founder Bhinneka Hendrik Tio di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Bentuk kolaborasi yang dimaksud yakni membuka toko online di semua platform e-commerce lain. Langkah ini juga bertujuan agar jangkauan bisa semakin luas.

Kendati demikian, Bhinneka.com terus konsisten menghadirkan pengalaman belanja yang nyaman dan terintegrasi, baik melalui online maupun offline.

“Kami menggunakan strategi omnichannel di segmen retail sehingga seluruh proses transaksi mulai dari pemilihan produk, pembelian, pembayaran, pengiriman, hingga layanan purna jual saling terkoneksi dan memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman bagi konsumen,” ujarnya.

Untuk saat ini, Bhinneka Store hadir di delapan lokasi. Tak ingin cepat puas, Bhinneka pun berencana untuk memperluas jaringan toko untuk mengoptimalkan strategi integrasi online ke offline.

“Dalam target kami ada lima lagi. Target store offline tahun ini,” ujarnya.

Ada toko offline, kata Tio, melengkapi online. Sebab, banyak konsumennya melihat barang terlebih dulu via online. Setelah itu, baru mereka melihat barangnya di offline.

Tio juga menilai, perkembangan offline memang tidak akan tumbuh cepat dibandingkan online. Namun, offline tidak akan mati.

“Offline masih akan tumbuh, tapi secara online memang akan lebih besar. Istilahnya, akan selalu menggerogoti,” ujarnya.

Seperti diketahui, selain e-commerce (B2C), Bhinneka juga memiliki dua unit lainnya yakni Bhinneka Digital Printing Solution dan Bhinneka Bisnis (UKM, korporasi, dan institusi pemerintah).

Dari keseluruhan unit bisnis, Bhinneka mencatat pertumbuhan yang solid sebesar dua digit selama lima tahun terakhir.


Editor : Tuty Ocktaviany