Demi Adaptive Battery, Nokia Matikan Tool Manajemen Baterai Kontroversial

Dini Listiyani ยท Rabu, 28 Agustus 2019 - 20:13 WIB
Demi Adaptive Battery, Nokia Matikan Tool Manajemen Baterai Kontroversial

Nokia matikan tool manajemen baterai kontroversial. (Foto: Androidauthority)

CALIFORNIA, iNews.id - Adaptive Battery dikapalkan bersama Android Pie menggunakan machine learning dan battery life. Sebagai gantinya, HMD Global mengonfirmasi akan menghilangkan tool manajemen baterai kontroversial di ponsel Nokia.

Dalam unggahan di forum Nokia Phones Community, HMD Global mengungkap mereka menggunakan solusi manajemen baterai Evenwell di ponsel sebelum mengadopsi Adaptive Battery.

"Saat perangkat kami diluncurkan dengan Android N atau O pada awalnya lalu upgrades ke Android 9 Pie, kami mulai secara bertahap menonaktifkan Evenwell seraya memantau feedback pengguna," kata perwakilan perusahaan di forum yang dikutip dari Android Authority, Rabu (28/8/2019).

Lebih lanjut, perwakilan HMD menjelaskan mereka sepenuhnya menonaktifkan Evenwell dari perangkat lawas. Walaupun Anda melihat solusinya di sana tidak akan bisa melakukan apa-apa.

Evenwell mulai populer sejak Januari 2019 usai situs Don't Kill My App mencantumkan Nokia dan HMD sebagai pelanggan terburuk dalam segi manajemen baterai yang agresif.

Nokia adalah satu-satunya brand yang menerima lima thumbs down rating pada saat itu. Website mengatakan, Nokia membunuh background apps 20 menit setelah layar dimatikan.

Beruntung, HMD telah meluncurkan black-list approach untuk ponselnya dalam beberapa bulan terakhir. Pendekatan back-list mungkin artinya semua aplikasi dapat berjalan secara default dan Anda harus menentukan aplikasi mana yang harus dimatikan.


Editor : Tuty Ocktaviany