Lenovo Patenkan Ponsel Lipat dengan Layar Kedua di Belakang

Dini Listiyani ยท Kamis, 04 April 2019 - 09:50 WIB
Lenovo Patenkan Ponsel Lipat dengan Layar Kedua di Belakang

Lenovo patenkan ponsel lipat dengan layar kedua di belakang (Foto: Phone Arena)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Motorola diperkirakan akan memperkenalkan smartphone layar lipat tahun ini. Perusahaan induknya, Lenovo, sekarang diketahui mematenkan bentuk lain dari smartphone layar lipat.

Perusahaan induk Motorola, Lenovo, tampaknya mencari form factor yang bisa dilipat lainnya untuk Motorola atau brand-nya sendiri. Baru-baru ini, World Intellectual Property Organization (WIPO) mempublikasikan paten yang diterima produsen China tahun lalu.

Melansir Phone Arena, Kamis (4/4/2019), paten mencakup clamshell yang bisa dilipat dengan beberapa kesamaan dengan Motorola Razr. Kunci dari ponsel ini adalah engsel fleksibel yang memungkinkan perangkat melipat dalam beberapa cara berbeda.

Paten Lenovo (Foto: Phone Arena)

Selanjutnya, ada layar kedua yang ditemukan di bagian belakang ponsel. Layar tersebut bisa dilipat untuk menutupi sebagian kecil dari layar fleksibel utama.

Paten Lenovo (Foto: Phone Arena)

Selain itu, ponsel bisa dilipat lagi sehingga bisa dimasukkan dalam kantong, melindungi sebagian besar layar. Lalu, meninggalkan sebagian kecil layar utama di bagian atas.

Kamera utama akan ditemukan di bagian belakang perangkat dengan rumah kamera selfie ditempatkan di bezel atas. Sementara, speaker akan terletak di bagian atas telepon.

Seperti diketahui, Samsung dan Huawei menjadi dua produsen pertama yang memperkenalkan smartphone layar lipat ke depan publik. Samsung akan menjadi produsen smartphone pertama yang merilis ponsel layar lipat saat Galaxy Fold dirilis pada 26 April. Kemudian disusul Huawei pada musim panas ini dengan Mate X.

Selain kedua Huawei dan Samsung, perusahaan lain seperti Xiaomi dan TCL juga telah mengungkapkan keterarikan mereka pada model layar lipat sendiri. Bahkan, beberapa paten dari Apple yang terkait layar lipat juga telah terlihat.

 


Editor : Dini Listiyani