Paten Isyaratkan Samsung Tertarik Bikin Ponsel Lipat Vertikal

Dini Listiyani ยท Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:27 WIB
Paten Isyaratkan Samsung Tertarik Bikin Ponsel Lipat Vertikal

Samsung mempunyai konsep desain yang berbeda dengan Motorola mengenai ponsel layar lipat. (Foto: Gsmaren)

SEOUL, iNews.id - Samsung mempunyai konsep desain yang berbeda dengan Motorola mengenai ponsel layar lipat. Namun, sebuah paten menunjukkan raksasa elektronik asal Korea Selatan ini tertarik untuk mengusung konsep serupa Motorola.
 
Motorola me-reboot ponsel Razr dengan desain clamshell yang dapat terbuka menjadi smartphone berukuran tinggi dengan full-screen. Sedangkan Galaxy Fold mempunyai pendekatan berbeda, di mana saat dibuka menjadi tablet dan ditutup berubah ke perangkat tebal. 
 
Namun, paten baru menunjukkan Samsung juga bekerja pada model yang hampir serupa dengan Razr. Dalam posisi terlipat, layar akan terlipat ke bagian luar seperti Huawei Mate X.  
 
Dengan begitu, perangkat akan menyisakan layar kecil yang lebih kecil. Nah, layar yang lebih kecil dapat memungkinkan digunakan untuk tugas-tugas yang lain. 
 
Mengutip GSM Arena, Jumat (23/8/2019), tugas-tugas yang dimaksud berkisar dari mengganti music tracking, mengambil foto selfie (karena kamera belakang secara teoritis dapat melewati tepi bawah layar), dan melihat notifikasi. 
 
Meski secara konsep hampir mirip, tapi ada perbedaan mencolok antara ponsel Razr dan Samsung. Perbedaan terletak pada mekanisme pelipatan yang akan memberikan ruang gerak pada engsel dan memungkinkan beberapa konfigurasi. 
 
Ponsel dengan konsep lipat disinyalir akan menjadi masa depan. Mengingat, sudah banyak produsen yang mempersiapkan ponsel layar lipat ini, salah satunya Huawei.
 
Baik Samsung dan Huawei melalui awal yang sulit untuk menciptakan smartphone layar lipat. Kedua pembuat ponsel ini menundah perilisan karena menemui masalah pada ponsel layar lipat mereka. 

Editor : Tuty Ocktaviany