Strategi Honor Bungkam Smartphone Black Market

Dini Listiyani ยท Rabu, 07 November 2018 - 12:08 WIB
Strategi Honor Bungkam Smartphone Black Market

Strategi Honor Bungkam Smartphone Black Market (Foto: Dini/ iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Smartphone black market (BM) tetap menjadi alternatif sejumlah orang untuk mendapatkan ponsel berharga murah. Padahal, kualitas smartphone tersebut tidak terjamin.

Guna menekan penjualan smartphone BM diperlukan kerja sama antara setiap pemangku kepentingan, tak terkecuali produsen smartphone. Salah satu produsen smartphone yang berupaya untuk tidak menjual ponsel BM ialah Honor.

"Honor berusaha keras agar tidak ada produk BM di pasaran. Karena produk BM tidak akan memberikan keuntungan bagi siapa pun, baik untuk konsumen, penjualan, dan bahkan pemerintah," kata Presiden Honor Indonesia James Yang usai peluncuran 8X di Senayan kemarin.

Supaya tidak ada produk Honor beredar di pasar BM, produsen asal China memiliki strategi khusus. Salah satunya menjual produk yang dibutuhkan pasar.

"Bagaimana Honor melakukan itu? (tidak ada produk BM) dengan menjual sebanyak mungkin, cepat membuat produk baru, dan menjual produk-produk yang dibutuhkan pasar. Dengan begitu diharapkan pasar black market ini akan hilang dengan sendirinya," ujarnya.

Sejauh ini, menurut Yang, tidak pernah ada produk BM merek Honor yang dijual. Pasalnya, mereka selalu memerhatikan produk-produk yang keluar.

"Sampai kini Honor Indonesia hanya menjual produk resmi dan belum pernah ditemukan adanya produk black market di pasaran," katanya.

Sekadar informasi, Honor baru saja merilis smartphone baru, 8X. Smartphone ini diklaim memiliki spesifikasi mumpuni seperti layar dengan rasio 91 persen, chipset Kirin 710, memori internal lega 128 GB, hingga baterai berkapasitas 3.750 mAh.

Selain itu, bagian dalam Honor 8X juga terdapat RAM 4 GB. Terlepas dari itu, Honor 8X dilepas di rentang harga yang kompetitif yakni Rp3.999.000.


Editor : Dini Listiyani