BJ Habibie Wafat Jadi Trending Topic, Ini Doa dari Netizen

Dini Listiyani ยท Rabu, 11 September 2019 - 19:17 WIB
BJ Habibie Wafat Jadi Trending Topic, Ini Doa dari Netizen

BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019), pukul 18.05 WIB. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) tutup usia. Kepergian bapak teknologi RI ini menyisakan sedih yang mendalam bukan hanya bagi keluarga, tapi juga masyarakat Indonesia.

Seiring dengan munculnya kabar duka ini, hashtag BJ Habibie pun menjadi trending topic di Twitter. Berdasarkan pantauan iNews.id malam ini, BJ Habibie menjadi topik yang paling banyak dibicarakan.

Lewat lini massa Twitter juga para netizen menyampaikan belasungkawa dan mengutarakan doa mereka.

“Innalillahi wa innalillahi rajiun, semoga amal ibadah almarhum diterima Allah S.W.T. Pak Habibie, thank you for showing us what true love is, both for your loved one and this country. We’re gonna miss your smile and your positive energy. May you rest in peace,” tulis akun @kimaodi.

“Rest In Peace Pak Habibie. Thanks for your good heart and pure love. My heart cracks into pieces,” tulis akun @munthePatricia.

“Rest in peace pak Habibie. We love you,” tulis akun @gabyJKT48.

“Innalillahi. Rest in peace eyang, heaven is the right place for you,” tulis akun @RistiyaKusuma.

“Innalillahi wa inna ilaihi ra'jiun, Semoga Amal Ibadah beliau di terima di sisi Allah S.W.T. Selamat tinggal Pak, kini Bapak bisa bertemu dengan Ibu Ainun di sana, tulis akun @severushexia.

Habibie berpulang dalam perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Mantan menteri riset dan teknologi ini meninggal dalam usia 83 tahun karena sakit.

Selama perawatan itu, sejumlah tokoh telah mengunjungi pria yang membidani lahirnya Industri Pesawat Terbang Nurtanio atau IPTN (kini Dirgantara Indonesia) tersebut. Para tokoh tersebut antara lain Presiden Joko Widodo. Selain itu, ada juga Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


Editor : Tuty Ocktaviany