Fitur Keamanan Instagram Terbaru Bantu Pengguna Cegah Hacking dan Phishing

Dini Listiyani ยท Selasa, 08 Oktober 2019 - 12:13 WIB
Fitur Keamanan Instagram Terbaru Bantu Pengguna Cegah Hacking dan Phishing

Instagram meluncurkan fitur keamanan baru bernama Email dari Instagram. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Instagram meluncurkan fitur keamanan baru bernama Email dari Instagram. Fitur keamanan ini dirancang untuk mencegah upaya hacking dan penipuan (phishing).

Dijelaskan dalam keterangan resmi kepada iNews.id, Selasa (8/10/2019), Email dari Instagram membantu pengguna memastikan apakah surat elektronik yang mereka terima adalam resmi yang dikirimkan tim Instagram atau palsu.

"Hacking dan phishing adalah perilaku yang sudah ada sejak lama. Namun, sekarang ini para pelaku kejahatan semakin pintar dalam membuat E-mail palsu yang mengatasnamakan Instagram. Sehingga banyak pengguna yang tertipu karena sulit membedakan E-mail resmi dan palsu," kata Instagram.

Jika pengguna menerima E-mail dari Instagram, mereka dapat memastikan validitas surat elektronik yang diterima melalui beberapa langkah. Untuk aplikasi Instagram, pengguna dapat melakukannya dengan menekan simbol tiga titik (...) pilih Pengaturan, tekan 'Keamanan,' kemudian select 'Email dari Instagram.'

Pengguna juga dapat memeriksa validitas E-mail yang diterima lewat mobile web. Caranya dengan menekan simbol tiga titik (...), tekan Opsi, lalu pilih Email dari Instagram. Sedangkan untuk pemeriksaan lewat desktop, pengguna dapat menekan tombol tiga titik (...) pilih Pengaturan, tekan Email dari Instagram.

Setelah menemukan fitur Email dari Instagram, pengguna akan melihat dua buah tab. Pertama, tab keamanan yang berisi daftar E-mail resmi yang dikirim oleh Instagram terkait keamanan akun dan aktivitas login dalam 14 hari terakhir.

Opsi kedua adalah tab Lainnya. Tab Lainnya ini berisi daftar E-mail lainnya di luar surat elektronik keamanan akun yang dikirim oleh Instagram dalam 14 hari terakhir.

Instagram mengimbau pengguna untuk lebih berhati-hati sebelum mengklik tautan (link) yang dikirim oleh E-mail yang mengatasnamakan Instagram. Namun bila pengguna tidak sengaja mengklik link yang mencurigakan dan akun diretas, mereka bisa mengambil alih kembali.


Editor : Tuty Ocktaviany