Gamers Indonesia Bakal Bersaing di Bekraf Game Prime 2019

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 07 Juli 2019 - 12:25 WIB
Gamers Indonesia Bakal Bersaing di Bekraf Game Prime 2019

(Kiri-Kanan) Moderator BGP Febri Resky , CEO GGWP.ID Ricky Setiawan, Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari, dan Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) Narenda Wicaksono. (Foto: Bekraf)

JAKARTA, iNews.id - Ajang tahunan bagi para gamers, Bekraf Game Prime (BGP) 2019 kembali akan digelar pada Juli ini. Sekitar 18.000 pengunjung diperkirakan bakal meramaikan event keempat tersebut.

Berkolaborasi dengan GGWP.ID dan Asosiasi Game Indonesia (AGI), BGP 2019 digelar selama dua hari di Balai Kartini, Jakarta, pada 13-14 Juli 2019. Mengusung tema “Game is the Future of Sport, Entertainment and Business” diharapkan BGP 2019 bukan hanya menjadi event industri game terbesar di Indonesia, melainkan salah satu event industri game papan atas di kawasan Asia Tenggara.

“Saat ini, game bukan sekadar hiburan, melainkan dapat menjadi alat edukasi, periklanan bahkan bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Selain itu, industri game saat ini telah menjadi salah satu profesi baru, seperti players, managers, casters, publisher serta creators yang mempunyai jenjang karier jelas. Dan bagi para players, game juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif, teamwork, serta berpikir kritis,” ujar Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Sungkari dalam keterangan persnya, Minggu (7/7/2019).

Banyak hal yang bisa ditemukan di BGP 2019, mulai dari puluhan game developer dalam negeri yang akan unjuk game terbaru sampai dengan Turnamen Esports. Sebanyak delapan tim esports pro dan semi-pro akan bertanding dalam cabang Clash of Titans, antara lain RRQ, Aerowolf, Louvre, Island of Gods, GGWP Esports, The Prime, Saints Indo dan Bigetron.

Bagi pecinta game Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), BGP 2019 akan menyediakan area khusus untuk bermain game VR and AR. Namun, tidak hanya game digital, pengunjung juga dapat bermain berbagai macam board game hasil karya para desainer Indonesia.

Bagi yang ingin bernostalgia dengan dingdong alias Arcade Game, pengunjung dapat menemukan Arcade Center versi mini di BGP 2019. Selain arcade retro, pengunjung dapat mencoba simulator balap yang biasanya digunakan para pembalap profesional untuk latihan.

BGP 2019 juga akan menganugerahkan penghargaan kepada para developer berprestasi selama setahun terakhir sebagai bentuk apresiasi atas usahanya memajukan industri game Indonesia. Beberapa game dan developer paling berprestasi di Indonesia juga akan mendapatkan kesempatan memamerkan karyanya di luar negeri.


Editor : Dani Dahwilani