Gunakan Dance Tanpa Izin, Pengembang Fortnite Digugat Rapper Ini

Dini Listiyani ยท Senin, 03 Desember 2018 - 21:19 WIB
Gunakan Dance Tanpa Izin, Pengembang Fortnite Digugat Rapper Ini

Pengembang Fortnite digugat rapper 2 Milly. (Foto: Ubergizmo)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Dance telah menjadi salah satu fitur populer di Fortnite Battles Royale. Namun, siapa sangka dance ini menjadi kontroversi saat ini?

Dance di game Fortnite biasanya digunakan untuk memberi sinyal kemenangan, mengejek lawan, atau dalam beberapa kasus menonaktifkan player lain dengan meluncurkan Bom Boogie yang membuat mereka menari selama lima detik.

Dengan begitu, Anda bisa melarikan diri dari player yang sedang menari tersebut. Kini, game dalam game bervariasi, tapi beberapa menjadi kontroversi karena dianggap dicuri dari aktor atau musisi dalam dunia nyata seperti tarian Poison, yang dipopulerkan oleh aktor Donald Faison yang memerankan Turk di serial TV Scrubs.

Beberapa orang yang menggangap tarian dicuri telah menyatakan ketidaksenangannya. Namun, beberapa justru mengambil langkah lebih jauh seperti rapper 2 Milly yang telah mengumumkan akan menggugat Epic Game, pengembang Fortnite, karena menggunakan gerakan tarian Milly Rock di dalam game tanpa izin.

Menurut rapper, Epic Games tidak pernah meminta izin kepadanya untuk menggunakan tariannya dalam game. Dalam sebuah pernyataan yang dibuat oleh David L. Hecht, kejadian ini bukan pertama kalinya dilakukan Epic Games.

"Ini bukan pertama kalinya Epic Games telah secara sembarangan menyalahgunakan kemiripan bakat African-American. Klien kami Lenwood 'Skip' Hamilton sedang mengejar klaim serupa terhadap Epic untuk penggunaan kemiripannya dalam karakter 'Cole Train' dalam video game Gears of Wars. Epic tidak bisa dibiarkan terus mengambil apa yang bukan miliknya," katanya sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Senin (3/12/2018).

Sementara itu, sang rapper menambahkan dirinya tidak pernah mendapatkan kompensasi apa pun dari Epic Games untuk penggunaan Milly Rock-nya.

"Mereka bahkan tidak pernah meminta izin saya. Saya senang memiliki David Hecht dan timnya di Pierce Bainbridge mewakili saya untuk membantu memperbaiki kesalahan ini," ujar sang rapper.


Editor : Tuty Ocktaviany