Hadapi Ramadan 2019, Indosat Ooredoo Tingkatkan Kapasitas Jaringan

Dini Listiyani ยท Jumat, 26 April 2019 - 12:53 WIB
Hadapi Ramadan 2019, Indosat Ooredoo Tingkatkan Kapasitas Jaringan

Indosat Ooredoo siapkan strategi khusus hadapi Ramadan dan Lebaran. (Foto: Indosat Ooredoo)

JAKARTA, iNews.id - Volume berkomunikasi saat Ramadan dan Lebaran diprediksi akan meningkat. Agar layanan prima, Indosat Ooredoo melakukan berbagai persiapan jaringan.

Indosat Ooredoo telah menyiapkan kapasitas jaringannya untuk bisa mengantisipasi kenaikan trafik telekomunikasi yang selalu meningkat di masa-masa Ramadan dan perayaan Lebaran. Seiring dengan tren digital dan penggunaan media sosial masyarakat yang terus meningkat, Indosat Ooredoo meningkatkan kapasitas data menjadi 18.4 Terabyte per hari.

Kapasitas yang disiapkan ini untuk memenuhi puncak kenaikan trafik data yang diprediksi meningkat sebesar 15-20 persen. Sementara untuk kapasitas layanan SMS disiapkan hingga 975 juta SMS/hari dan kapasitas layanan suara disiapkan hingga 37 juta Erlang/hari. Kedua trafik suara dan SMS ini juga sudah diperhitungkan untuk prediksi peningkatan trafik yang mungkin terjadi.

"Kami sangat memahami kebutuhan telekomunikasi yang andal selama masa-masa peningkatan trafik telekomunikasi seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran. Kesiapan kapasitas jaringan telekomunikasi ini juga didukung dengan penggelaran infrastruktur jaringan 4G Plus yang semakin meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan berkomunikasi di jaringan Indosat Ooredoo," kata Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Dejan Kastelic dalam keterangannya kepada iNews.id, Jumat (26/4/2019).

Kesiapan jaringan Indosat Ooredoo untuk Ramadan dan Lebaran ditunjukkan melalui kegiatan uji jaringan yang dilakukan tidak hanya di Jawa, tapi juga luar Jawa. Uji jaringan dilakukan serentak di lima kota tujuan mudik utama di seluruh Indonesia yakni Solo-Jawa Tengah, Malang-Jawa Timur, Padang-Sumatera Barat, Banjarmasin-Kalimantan Selatan, dan Makassar-Sulawesi Selatan pada 25 April 2019.

Kelima kota merepresentasikan kantong-kantong mudik yang memiliki potensi tinggi terjadinya kepadatan dan kenaikan trafik telekomunikasi. Selain itu, uji jaringan dilakukan di berbagai spot pusat keramaian yang biasa terjadi kepadatan masyarakat saat Ramadan dan Lebaran, di antaranya alun-alun kota Malang, De Tjolomadu Solo, Jembatan Siti Nurbaya Padang, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, dan pantai Losari Makassar.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan uji terhadap kualitas sinyal dan kecepatan akses internet atau data yang bisa dinikmati pelanggan dan masyarakat di masing-masing lokasi. Hasilnya menunjukkan, coverage jaringan 4G Plus secara kontinu di sepanjang rute antar spot di lima kota tersebut, yang dilakukan melalui berbagai aktivitas layanan seperti download, live streaming, YouTube, dan video call.

Dari hasil pengetesan menunjukkan sepanjang rute drive test aktivitas streaming berjalan dengan baik dan tanpa buffering. Dalam kegiatan uji jaringan di lima kota tersebut, diperoleh kecepatan maksimal download berkisar antara 62,7 Mbps hingga 104,7 Mbps, dengan rata-rata kecepatan download 85,33 Mbps.

Khusus di beberapa titik keramaian di lima kota tujuan mudik tersebut diperoleh kecepatan download hingga 93 Mbps (Losari Makassar), 76,5 Mbps (Kawasan Bandara Adi Sumarmo Solo), 62,7 Mbps (Kawasan Alun-Alun Malang), 89,7 Mbps (Kawasan Gunung Padang) dan 104,7 Mbps (Kawasan Patung Bekantan Banjarmasin).

Selama uji jaringan Indosat Ooredoo juga melakukan pengetesan kualitas suara (voice) dengan metode pengukuran MOS (Mean Opinion Score) yang menunjukkan, 4,47 persen area yang diukur menunjukkan hasil di tingkat excellent (maksimum skor dimana nilai MOS 4-5). Rentang penilaian metode pengukuran MOS sendiri adalah 1-5, di mana angka 5 menunjukkan hasil excellent. Hasil ini sekaligus menunjukkan bahwa kualitas suara layanan Indosat Ooredoo berada pada tingkat terbaik.

Indosat Ooredoo tidak hanya meningkatkan kapasitas jaringan, tapi juga memantau kondisi jaringan telekomunikasi selama Ramadan dan Mudik Lebaran melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) dan Indosat Service Operation Center (i-SOC) sebagai pusat monitoring seluruh jaringan serta layanan secara nasional.

Monitoring jaringan secara lebih intensif juga dilakukan melalui Command Center yang akan beroperasi beberapa hari sebelum dan sesudah masa Mudik Lebaran untuk mengidentifikasi secara proaktif melalui tim Performance Monitoring, bahkan sebelum sebuah gangguan berimbas bagi pelanggan, dan secara reaktif melalui tim Customer Service sehingga bila ada kendala dapat diselesaikan sesegera mungkin.


Editor : Tuty Ocktaviany