Ikuti Ubisoft, Square Enix Ingin Bikin Layanan Berlangganan Sendiri

Dini Listiyani ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 16:01 WIB
Ikuti Ubisoft, Square Enix Ingin Bikin Layanan Berlangganan Sendiri

Square Enix ingin bikin layanan berlangganan sendiri (Foto: Square Enix)

MENLO PARK, iNews.id - Pada E3 2019, Ubisoft meluncurkan Uplay+, layanan berlangganan untuk PC dan Google Stadia. Mengikuti langkah Ubisoft, Square Enix juga tertarik meluncurkan layanan serupa.

Dalam sebuah interview antara Square Enix President Yosuke Matsuda dan GamesIndustry, Square Enix mengatakan, perusahaan akhirnya ingin menawarkan layanan berlangganan sendiri. Saat ini, perusahaan tengah melakukan penjajakan terlebih dulu.

"Kami sudah menyiapkan game untuk Microsoft game pass Microsoft. Tapi, pada akhirnya, arah yang kita pikirkan adalah memiliki saluran sendiri meski pada saat yang sama itu membutuhkan persiapan dan investisi signifikan," kata Matsuda yang dikutip dari Windows Central, Jumat (14/6/2019).

Melansir Engadget, sejauh ini, Square Enix belum memutuskan format apa yang akan diadopsi. Tapi Matsuda berjanji akan memanfaatkan katalognya seperti yang dilakukan pengembang lain.

Dalam mengerjakan proyek ini, Square Enix akan terhadap salah satu rintangan besar yakni mencegahnya memperkenalkan kembali game lama ke audiens baru. Namun, parahnya Square Enix tidak mengetahui berada di mana beberapa kode game lawas sebelumnya.

"Terkadang sangat sulit untuk menemukan mereka. Anda tidak memikirkan bagaimana Anda akan menjualnya di jalan," ujarnya.

Dalam satu contoh, pengembang harus meminta mantan karyawan menggali kode game di PC lama mereka. Jelas, Square Enix harus merampungkan banyak pekerjaan untuk bisa merilis seluruh perpusatakaannya.


Editor : Dini Listiyani