Jarang Melakukan Backup, Pengguna Smartphone Potensi Kehilangan Data

Dini Listiyani ยท Senin, 08 Juli 2019 - 18:44 WIB
Jarang Melakukan Backup, Pengguna Smartphone Potensi Kehilangan Data

Peneliti DEKA Mamik S. Leonardo menjelaskan manfaat backup data. (Foto: iNews.id/Dini Listiyani)

JAKARTA, iNews.id - Di era digital seperti ini, banyak data disimpan dalam smartphone. Mengingat banyak kebutuhan sekarang bergantung pada smartphone yang ada pada genggaman.

Kendati demikian, banyak pengguna smartphone lupa untuk melindungi atau mengelola konten penting dalam perangkat. Dan, malah asyik dengan terus membuat konten saja.

Kebiasaan lupa mengelola konten menyebabkan pengguna smartphone kehilangan banyak data mereka. Menurut data DEKA, sebanyak 67 persen dari 1.120 responden pernah mengalami kasus kehilangan data.

Hanya sepertiga dari mereka yang rutin melakukan backup data sebulan sekali (atau lebih). “Hampir 20 persen mengaku mereka melakukan backup data sebulan sekali,” kata peneliti DEKA Mamik S. Leonardo di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Angka tersebut menunjukkan, sebagian besar responden belum memiliki rencana atau jadwal backup yang teratur. Padahal, backup adalah hal penting yang perlu dilakukan di era digital ini.

Guna membantu pengguna mengelola dan mem-backup data dengan mudah dan cepat, Western Digital menawarkan solusi mobile storage Sandisk Dual Drive dan iXpand Flash Drive.

Meski laporan DEKA menunjukkan, pemindahan konten lewat Dual Drive atau USB masih jarang. Tapi sudah menunjukkan ada orang yang menggunakannya untuk backup atau memindahkan data.

“Kemananya (perpindahan data) masih ke kartu memori yang biasanya ke inject dalam device. Penggunaan yang berbasis USB atau OTG sudah ada. Penetrasi terhadap penggunaannya sudah muncul,” ujarnya.

Dari data DEKA, sebanyak 70 persen responden memilih microSD untuk mem-backup data. Sedangkan 66 persen memilih menggunakan microSD untuk memindahkan data ke perangkat baru.


Editor : Tuty Ocktaviany