Magic Leap Ingin Gunakan Teknologi Blockchain untuk Mengamankan Data

Dini Listiyani ยท Senin, 15 April 2019 - 13:05 WIB
Magic Leap Ingin Gunakan Teknologi Blockchain untuk Mengamankan Data

Magic Leap ingin gunakan teknologi blockchain untuk mengamankan data (Foto: Variety)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Startup Augmented Reality (AR) Magic Leap akan menggunakan teknologi blockchain untuk menyimpan dan mengamankan beberapa data penggunanya. Rencana Magic Leap terlihat dari daftar pekerjaan yang diterbitkannya bulan ini.

Di antara posisi yang dicari Magic Leap, startup AR mencari arsitek senior dan beberapa engineer blockchain. Arsitektur senior blockchain akan bertanggung jawab untuk perencanaan dan pelaksanaan portofolio blockchain, smart contract, Ricardian contract technologies, serta membantu mengembangkan keterlibatan ekosistem blockchain secara keseluruhan.

Magic Leap membuka lowongan untuk menggunakan teknologi blockchain untuk Lifestream business function. Lifestream adalah nama perusahaan untuk repositori (penyimpanan) data pengguna yang direncanakan.

"Sistem kami bisa melihat apa yang Anda lihat, bisa mendengar apa yang Anda dengar, di situlah Anda berada. Lifestream itu adalah kumpulan data yang sangat penting dan berharga," kata CEO Magic Leap Rony Abovitz yang dilaporkan Variety, Senin (15/4/2019).

Tanpa menyebut nama teknologi blockchain, Abovitz pada saat itu sudah menyarankan agar perusahaan melakukan pencarian ahli untuk menggunakan teknologi penyimpanan data baru.

"Salah satu komitmen kami sebagai perusahaan adalah menyediakan alat dan keamanan, dan benar-benar menjadikannya hal yang didistribusikan. Para pengguna harus benar-benar mendapatkan kendali sebanyak yang mereka butuhkan dan inginkan. Ini bisa berupa kumpulan data yang mereka miliki, bukan yang terpusat," ujarnya.

Eksekutif Magic Leap beberapa waktu lalu berbicara soal visi AR yang jauh melampaui kemampuan perangkat perusahaan saat ini. Perusahaan ingin memungkinkan pengguna untuk mengakses lapisan data AR seluruh kota, dan pada gilirannya juga menangkap data pengguna pada skala yang jauh lebih besar.


Editor : Dini Listiyani