Retas Yahoo, Hacker Ini Diganjar 5 Tahun Penjara

Dini Listiyani ยท Kamis, 31 Mei 2018 - 21:06:00 WIB
Retas Yahoo, Hacker Ini Diganjar 5 Tahun Penjara
Yahoo pernah mengalami hack besar-besaran pada 2014. (Foto: Ubergizmo)

CALIFORNIA, iNews.id - Yahoo mengalami hack besar-besaran pada 2014 dan memengaruhi sekira 500 juta penggunanya. Kini, pelaku hacking telah ditangkap dan dijatuhi hukuman kurungan badan lima tahun.

Pelaku hacking Yahoo kini dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena perannya dalam peretasan yang diyakini telah diatur mata-mata Rusia. Karim Baratov, pelaku hacking, menyatakan tidak sadar dia bekerja untuk mata-mata Rusia karena tidak melihat pelanggan yang menyewa layanannya.

Departemen of Justice (DOJ) Amerika Serikat menyebutkan, nama Baratov muncul saat dua warga Rusia didakwa berada di balik hack Yahoo pada 2014. Kedua warga Rusia ini merupakan pemberi data yang digunakan Baratov untuk meretas akun-akun E-mail.

Akun E-mail yang diretas Baratov di antaranya milik wartawan Amerika dan Rusia, karyawan bisnis swasta, pejabat pemerintah, dan orang yang berpotensi penting lainnya.

Baratov mengandalkan teknik phishing untuk mendapatkan password target yang diteruskan ke kontak orang Rusia. Sebagai imbalannya, Baratov mendapatkan sejumlah uang, seperti dilaporkan Ubergizmo, Kamis (31/5/2018).

Uang yang dihasilkan Baratov dari hack Yahoo sekitar 1,1 juta dolar AS. Uang tersebut dihabiskan Baratov untuk membeli rumah dan mobil.

Pengadilan kini telah memerintahkan Baratov membayar denda hingga 2,25 juta dolar AS dan membayar ganti rugi ke para korbannya. Hacker 23 tahun ini juga telah dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Editor : Tuty Ocktaviany