Wajib Tahu, Tips Menghindari Pemerasan via E-Mail

Dini Listiyani ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 06:30 WIB
Wajib Tahu, Tips Menghindari Pemerasan via E-Mail

E-mail. (Foto: Daily Express)

JAKARTA, iNews.id - Di zaman serba canggih, kejahatan tidak hanya terjadi di dunia nyata tapi juga maya. E-mail menjadi salah satu tempat bagi para pelaku

Para pelaku kejahatan siber bisa saja melakukan hal yang tidak menyenangkan. Misalnya, mengirim pesan yang intinya mengklaim pengirim dengan cara meretas akun atau menempatkan malware di situs porno yang Anda kunjungi.

Para pelaku kejahatan siber ini akan mengancam untuk mengirim video ke semua teman dan kolega Anda. Untuk menghentikannya, mereka akan meminta sejumlah cryptocurrency ditransfer ke dompet anonim.

Beberapa pelaku kejahatan bahkan akan memberi tenggat waktu selama beberapa hari, dengan klaim  tahu persis kapan Anda membuka E-mail.

Dalam beberapa kasus, sebagai bagian dari upaya mereka meyakinkan Anda akan keberadaan video berbahaya yang akan disebarluaskan. Anda akan diminta untuk membalas pesan tersebut dan jika tidak, video akan disebarluaskan.

Cara Tetap Aman

Untuk menghindari menjadi korban penipuan ransomware, ada cara yang bisa dilakukan menurut Kaspersky Lab dalam keterangannya kepada iNews.id, Kamis (10/1/2019).

1. Jangan panik.
2. Jangan membayar uang tebusan.
3. Jangan menanggapi e-mail tebusan
4. Anda hanya akan memvalidasi alamat Anda dan memberikan para pelaku kejahatan lebih banyak kesempatan untuk mencuri data.
5. Jangan ikuti tautan dalam pesan semacam itu, karena Anda akan dibombardir dengan berbagai jenis iklan tidak jelas, bahkan mungkin benar-benar menginfeksi komputer Anda dengan virus.

Apa yang Harus Dilakukan?

1. Catat kata sandi yang dikirim dalam e-mail tebusan, dan ubah segera di situs web mana pun yang Anda gunakan. Ketika Anda akan memperbaharuinya, pilihlah kata sandi yang lebih kuat.
2. Gunakan pengelola kata sandi yang andal untuk menyimpan kata sandi yang kuat dan sulit diingat.
3. Pasang antivirus terpercaya untuk menjauhkan malware dari sistem Anda dan melakukan pengaturan demi menghilangkan semua kekhawatiran tentang pembajakan webcam.


Editor : Tuty Ocktaviany