Waspada, Medsos Tingkatkan Risiko Depresi Generasi Milenial

Dini Listiyani ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 07:30 WIB
Waspada, Medsos Tingkatkan Risiko Depresi Generasi Milenial

Medsos jadi hobi kalangan milenial. (Foto: 23rf/Antonio Guillem)

CALIFORNIA, iNews.id - Generasi milenial tidak bisa lepas dari media sosial (medsos). Namun, tahukah Anda jika medsos berpotensi membuat generasi milenial depresi?

Anak muda cenderung mengalami depresi jika orang yang online lebih baik dibandingkan mereka. Fakta baru ini ditunjukkan dalam sebuah studi.

Studi tersebut melibatkan lebih dari 500 milenial berusia 18 hingga 38 tahun dan menemukan, kesehatan mental mereka lebih buruk jika menunjukkan tanda-tanda kecanduan medsos.

Mereka yang fokus pada orang-orang yang lebih baik atau buruk dibandingkan diri mereka sendiri secara online, atau kesal diberikan tag pada foto yang tidak menarik, lebih cenderung menunjukkan gejala depresi.

Studi ini mengamati orang dewasa muda yang menggunakan setidaknya salah satu situs medsos seperti Facebook, Instagram, Snapchat, dan Twitter. Para penulis mengatakan, hasil mereka mendukung teori membandingkan diri sendiri dengan orang lain berbahaya bagi kesehatan.

"Kuncinya ialah bagi individu untuk mengembangkan kesadaran tentang bagaimana mereka saat ini menggunakan medsos dan menentukan perubahan apa yang bisa dilakukan dalam penggunaan mereka guna mengurangi perilaku yang terkait dengan tekanan psikologis," kata Dr Kista Howard dari Texas State University, dikutip dari Daily Mail, Jumat (11/1/2019).

Beberapa perubahan bisa termasuk, mengurangi waktu yang dihabiskan di medsos, berhenti mengikuti individu atau grup yang menyebabkan kesusahan, atau membatasi perbandingan sosial online. Selain itu, para peneliti menanyakan orang-orang soal penggunaan medsos dan emosi mereka untuk penelitian ini.

Peneliti bertanya, seberapa banyak dari tidak sama sekali hingga hampir setiap hari, mereka merasa sedih, tertekan atau putus asa, bahkan tidak senang melakukan kegiatan. Anak muda cenderung menunjukkan tanda depresi seperti mereka hanya fokus pada orang yang lebih baik atau buruk dibandingkan mereka di medsos.

Orang-orang dengan tanda-tanda depresi lebih cenderung menunjukkan bukti kecanduan medsos seperti perasaan gelisah jika dicegah menggunakan medsos. Selain itu, mereka juga cenderung tidak senang tampil di gambar online yang tidak menyenangkan.


Editor : Tuty Ocktaviany