Waspada, Virus Joker Infeksi 24 Aplikasi di Android

Dini Listiyani ยท Rabu, 11 September 2019 - 12:15 WIB
Waspada, Virus Joker Infeksi 24 Aplikasi di Android

Virus Joker infeksi 24 aplikasi di Android. (Foto: Warner Bros)

MOUNTAIN VIEW, iNews.id - Sejumlah aplikasi berbahaya kembali mengintai pengguna Android. Ancaman baru ini disebut sebagai Joker, nama tokoh villain dalam Batman.

Dilaporan dari Tech Radar, Rabu (11/9/2019), ancaman Joker sudah ditemukan di 24 aplikasi Android yang dapat diunduh lewat Play Store. Adapun aplikasi tersebut meliputi Advocate Wallpaper, Age Face, Altar Message, Antivirus Security - Security Scan, Beach Camera, Board picture editing, Certain Wallpaper, Climate SMS, Collate Face Scanner, Cute Camera, Dazzle Wallpaper, Declare Message, Display Camera, Great VPN, Humour Camera, Ignite Clean, Leaf Face Scanner, Mini Camera, Print Plant scan, Rapid Face Scanner, Reward Clean, Ruddy SMS, Soby Camera, dan Spark Wallpaper.

Virus Joker yang menginfeksi 24 aplikasi Android ini ditemukan oleh Peneliti CSIS Security Group Aleksejs Kuprins. Menurut Kuprins, virus ditujukan untuk mengambil uang korban melalui layanan berlangganan premium, mensimulasikan proses yang akan dialami pengguna untuk mendaftar.

Secara khusus, komponen background aplikasi ini secara diam-diam mengklik iklan di dalam aplikasi dan melakukan hal yang sama untuk proses pendaftaran saat berada di situs. Selanjutnya, aplikasi mengakses pesan SMS, menyalin kode otorisasi korban yang telah mereka kirim untuk memverifikasi pembayaran berlangganan.

Kuprins menyatakan, malware mempunyai potensi untuk menargetkan pengguna di 37 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia, negara-negara Uni Eropa dan Asia lainnya, meskipun beberapa aplikasi tidak mempunyai batas wilayah.

Saat ini hanya 24 yang ditemukan membawa ancaman Joker ini, kemungkinan ada lebih banyak yang dikompromikan. Namun, Kuprins mencatat, Google telah menghapus semua aplikasi ini tanpa note darinya. Oleh karena itu, aplikasi jahat masa depan tidak akan bertahan lama di bawah layanan Google.

Jika Anda pernah menginstal salah satu aplikasi yang disebutkan, sebaiknya memeriksa riwayat transaksi Anda setelah uninstall, mengawasi setiap aktivitas akun yang mencurigakan seperti pembayaran berlangganan yang tidak dikenal.


Editor : Tuty Ocktaviany