NASA Akan Terbangkan Helikopter di Mars

Dini Listiyani ยท Sabtu, 12 Mei 2018 - 15:04 WIB
NASA Akan Terbangkan Helikopter di Mars

NASA Akan Terbangkan Helikopter di Mars (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - NASA akan meluncurkan misi rover selanjutnya ke Mars. Rover tersebut dikabarkan meluncur bersama dengan helikopter kecil di sampingnya.

Helikopter kecil otonom akan terbang untuk melihat kendaraan bisa melayang atau tidak di Planet Merah mengingat Mars memiliki atmosfer 100 kali lebih tipis dari Bumi.

"Setelah Wright Brothers membuktikan 117 tahun lalu, penerbangan yang didukung, berkelanjutan, dan terkendali dimungkinkan di Bumi, kelompok perintis Amerika lain membuktikan hal yang sama bisa dilakukan di dunia lain," kata Science Mission Directorate Associate Administrator NASA Thomas Zurbuchen.

Pesawat kecil ini memiliki bobot hanya 1.8 kg dan seukuran bola softball. Baling-baling pesawat ini akan melewati atmosfer tipis Mars pada 3.000 rpm atau sekitar 10 kali laju pesawat serupa di Bumi.

Konstruksi ringan helikopter yang ringan ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi para peneliti. Tim peneliti bahkan membutuhkan waktu hingga empat tahun untuk merancang dan menguji helikopter ini.

"Catatan ketinggian untuk helikopter yang terbang di Bumi sekitar 40.000 kaki. Atmosfer Mars hanya satu persen dari Bumi, jadi saat helikopter kita berada di permukaan Mars, di Bumi setara dengan 100.000 kaki," kata Manager proyek Mars Helicopter di NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) Mimi Aung.

Lebih lanjut, Aung menjelaskan, untuk membuat helikopter terbang pada atmosfer rendah, para peneliti harus meneliti semuanya. Bahkan, membuat rotocraft seringan mungkin.

Untuk mengisi daya baterai, helikopter memiliki sel surya dan mekanisme pemanasan sehingga bisa menahan suhu dingin Mars setelah gelap. Setelah rover mendarat di Mars pada 2021, helikopter akan dijatuhkan ke tempat yang sesuai untuk mengisi baterai dan melakukan beberapa tes pra-peluncuran. Lalu, helikopter akan memulai penerbangan pertamanya.

"Kami tidak memiliki pilot dan Bumi akan berjarak beberapa menit cahaya, jadi tidak ada cara untuk menjalankan misi ini secara real-time. Sebaliknya, kami memiliki kemampuan otonom yang bisa menerima dan menafsirkan perintah dari Bumi, lalu menerbangkan misi sendiri," kata Aung seperti dilaporkan dari ABC.Net, Sabtu (12/5/2018).

Helikopter akan terbang hingga jarak beberapa ratus meter dengan tinggi hingga tiga meter. Jika berhasil, mungkin akan ada helikopter serupa lainnya yang akan diterbangkan ke Mars.

"Kemampuan untuk melihat dengan jelas apa yang ada di balik bukit berikutnya sangat penting untuk penjelajahan masa depan. Dengan dimensi tambahan dari pandangan luas dari Marscopter, kita hanya bisa membayangkan apa yang akan dicapai misi masa depan," kata Zurbunchen.

Rover akan melakukan tes geologi, mencari tanda-tanda kehidupan Mars kuno dan menilai sumber daya serta bahaya bagi penjelajah manusia di masa depan.


Editor : Dini Listiyani

TAG : nasa