Teror Bom di Surabaya, Netizen Gemakan #KamiTidakTakutTeroris

Dini Listiyani · Minggu, 13 Mei 2018 - 11:52 WIB

Seorang petugas Penjinak Bom (Jibom) melakukan identifikasi di lokasi ledakan yang terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Teror bom mengguncang tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi. Duka atas aksi teror tersebut digemakan di lini massa seperti Twitter.

Akibat aksi teror bom tersebut, #KamiTidakTakutTeroris menjadi trending topic di Twitter. Banyak netizen yang mengecam aksi biadab tersebut.

“Hey teroris. Semakin kau mengolok-olok kami, semakin kuat kami. Kami akan bersatu, dari mana pun (agama) background yang kami percaya,” kata akun @intanatra.

"Pagi-pagi udah ada info ledakan di gereja, salah satunya Gereja Katolik. Maunya apa? Mengadu domba antarumat beragama? Gak bisa, saya percaya kalau ini bukan atas nama satu agama,” tulis akun @iceulemontea.

“Gaes, bukankah seharusnya beragama itu membawa damai dan kebajikan yah? Ini kok malah teror dan brutal?” ujar akun @siswantiYeni.

Selain hashtag #KamiTidakTakutTeroris, beberapa topik terkait seperti Surabaya, #BersatuLawanTerorisme, Gereja, dan Agama masuk ke daftar trending topic di Twitter.

Seperti diketahui, bom meledak di tiga gereja di Surabaya. Bom pertama meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, kedua di Gereja Pantekosta, dan ketiga di GKI di Jalan Diponegoro.


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR