Bom Surabaya, Netizen: Masyarakat Indonesia Tetap Bersatu

Siska Permata Sari · Minggu, 13 Mei 2018 - 11:58 WIB

Sejumlah korban bom bunuh diri di dalam serangan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela di kawasan Ngagel, Surabaya, masih tergeletak di tanah, Minggu (13/5/2018). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Ledakan bom di Surabaya mengejutkan banyak pihak, apalagi menelan banyak korban. Ucapan belasungkawa dan kecaman atas perbuatan keji yang dilakukan teroris mengalir deras dari netizen.

Ucapan berasal dari masyarakat hingga tokoh di Indonesia. Salah satunya, Sudirman Said. Calon Gubernur Jawa Tengah ini mengatakan, pelaku bom Surabaya dan perancangnya pasti bukan orang beragama.

"Agama adalah pembawa damai dan penyebar manfaat, bukan kekerasan. Seluruh ummat beragama harus kompak, melawan teror yang ingin mengoyak persatuan kita," kata @sudirmansaid.

Sementara akun media sosial @Menlu_LN juga prihatin atas terjadinya bom Surabaya. "Duka cita yang dalam kepada korban dan ke luarga korban bom di Surabaya. #BersatuLawanTerorisme #KitaTidakTakut," ucap @Menlu_LN.

Sebagian besar netizen juga mengingatkan untuk tidak membagikan foto-foto teror tersebut di media sosial.

"Teman, sebaiknya Anda jangan ikut membagikan foto dan video korban ledakan bom di Surabaya ya. Membagikan suasana terkini sih, menurut saya, masih oke asalkan bagian tertentu yang dapat memicu kengerian dan trauma di-blur," kata @herrysw.

Netizen juga mengingatkan agar masyarakat Indonesia tetap bersatu dan tidak takut dengan teroris.

"Baru bangun denger kabar bom di surabaya, sedih bgt gw, sesek dada. Ayo kita bersatu semakin kuat, Ingat indonesia dasar nya pancasila. Walau berbeda tetap satu. Lawan radikalisme. Jangan balas kejahatan dgn kejahatan. Dukacita terdalam buat korban.Heartbroken," ucap @pardedereza.

Netizen lainnya juga mengutuk aksi teroris dengan bom bunuh diri terhadap beberapa gereja di Surabaya.

"Berduka cita unt korban yg wafat, terluka & segala kerusakan, jgn sebar foto2 korban, mari nyatakan dgn tegas:#KamiTIDAKTAKUTteroris #BersatuLAWANTeroris," kata @gunromli.


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR