Temukan Konten Radikalisme, Masyarakat Diminta Adukan ke Sini

Dini Listiyani · Selasa, 15 Mei 2018 - 19:47 WIB

Menkominfo minta masyarakat laporkan konten berbau radikalisme. (Foto: iNews.id/Dini Listiyani)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau kepada masyarakat segera melapor jika menemukan konten berbau radikalisme. Mengingat konten tersebut banyak ditemukan di media sosial (medsos) belakangan ini.

Kominfo dan platform penyedia media sosial (medsos) bekerja sama untuk menurunkan konten berbau radikalisme-terorisme. Namun, pemerintah juga tetap membutuhkan bantuan masyarakat untuk memberantas konten tersebut.

“Apabila masyarakat mengenali (konten radikalisme), bisa dilaporkan ke aduan konten. Bisa juga masyarakat tagging sendiri ke platform-nya. Menurut saya, paralel lebih cepat tagging dan aduan konten,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Untuk membuat aduan konten, masyarakat bisa mengirim cuplikan dan alamat URL dengan akun aduankonten.id. Masyarakat juga bisa mengirim WhatsApp ke 08119224545.

Channel yang bisa dihubungi lainnya ialah E-mail di aduankonten@mail.kominfo.go.id. Twitter ke @aduankonten atau @divhumas_polri, @CCICPolri, dan @BNTPTRI.

Sekadar informasi, Kominfo dan penyedia platform bekerja sama untuk memerangi konten radikalisme. Bahkan, sudah ada ratusan akun yang di-take down.

“Telegram ada 280 lebih yang segara langsung di-take down. Facebook dan Instagram ada sekitar 450-an dan sekitar 300 sudah di-take down,” kata Menkominfo.

Selain di plaftform Facebook, Telegram, dan Instagram, 250-an akun YouTube yang terindikasi, sekitar 40 persen yang sudah selesai. Kemudian di Twitter, ada 60-70 dan setengahnya masih dalam pemantauan.


Editor : Tuty Ocktaviany

KOMENTAR