Kuartal Pertama 2018, Facebook Hapus 583 Juta Akun Palsu

Dini Listiyani · Rabu, 16 Mei 2018 - 13:20 WIB

Kuartal Pertama, Facebook Hapus 583 Juta Akun Palsu (Foto: Reuters)

MENLO PARK, iNews.id - Facebook tampaknya ingin menjadi lebih transparan soal data dengan merilis Community Standards Enforcement Report yang pertama. Dari laporan tersebut akan terlihat seberapa banyak konten negatif yang dimoderat Facebook.

Laporan baru yang dirilis Facebook ini, memberikan data rinci tentang seberapa banyak konten yang tidak pantas dari jejaring sosial harus moderat dalam beberapa bulan terakhir. Facebook juga menerbitkan ringkasan yang lebih singkat di blog Newsroom-nya.

Dalam laporan terlihat, konten dipisahkan menjadi enam kategori, yakni kekerasan grafis, adult nudity, propagranda teroris, hate speech, spam, dan akun palsu. Dalam setiap kategori terdapat grafik batang yang menunjukkan seberapa banyak konten yang telah dihapus oleh moderasi, termasuk teknologi deteksi otomatis Facebook.

Dikutip iNews.id dari IBTimes, Rabu (16/5/2018), Facebook melaporkan telah menghapus 837 juta post spam dan 583 juta akun palsu pada kuartal pertama 2018, sebagian besar dilakukan melalui pendeteksi otomatisnya. Pendeteksi juga menyingkirkan 21 juta contoh adult nudity, 3,5 juta posting-an kekerasan, dan 2,5 juta hate speech.

Anehnya, ada beberapa jenis konten tidak pantas tak dimasukkan dalam laporan. Bunuh diri, pelecehan, dan jenis posting-an Facebook lain, menurut The Guardian, tidak memiliki angka spesifik.

VP of Data Analytics Alex Schultz mengatakan, Facebook hanya perlu mencari tahu pengkategorian jenis post tersebut. Pada November lalu, Facebook sempat mengumumkan raksasa jejering sosial akan menggunakan deteksi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk membantu posting-an bunuh diri.


Editor : Dini Listiyani

KOMENTAR