PPNI: Perawat Ujung Tombak Kesehatan Nasional

Hasiholan Siahaan ยท Kamis, 15 Maret 2018 - 17:22 WIB
PPNI: Perawat Ujung Tombak Kesehatan Nasional

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadillah (tengah) didampingi Sekjen PPNI Mustika Sari (kiri) dan Totok Sugianto pada jumpa pers peringatan Hari PPNI di Jakarta, Kamis (15/3/2018). PPNI mengungkapkan, banyak perawat yang dibayar Rp 200 ribu, bahkan ada perawat berstatus tenaga kerja sukarela (TKS) tidak dibayar sama sekali. Di rumah sakit Kendari, dari 157 perawat, hanya 56 PNS dan 131 perawat Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

PPNI berharap agar gaji perawat bisa di atas upah minimum provinsi (UMP). Sebab gaji perawat di Indonesia sangat rendah dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Filipina, sebab perawat menjadi ujung tombak pelayanan jaminan kesehatan nasional (JKN).

(Koran Sindo/Hasiholan Siahaan)


Editor : Yudistiro Pranoto